Pramono: Perputaran Uang Saat HUT ke-499 Jakarta Tembus Rp2,4 Triliun, QRIS Jadi Andalan
Satrio Sarwo Trengginas July 04, 2026 05:54 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perputaran uang saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta mencapai angka fantastis, yaitu Rp 2,4 triliun.

Besarnya nilai transaksi tersebut, menurut Pramono, menjadi bukti bahwa berbagai kebijakan yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kemarin, ketika kita mengadakan ulang tahun, saya mendapatkan data terakhir transaksi pada hari itu Rp 2,4 triliun,” kata Pramono saat membuka Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026).

Hampir Semua Transaksi Pakai QRIS

Pramono mengatakan, sebagian besar transaksi selama perayaan HUT Jakarta dilakukan secara digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Menurut dia, tingginya penggunaan QRIS menunjukkan transformasi digital di Jakarta berjalan sangat pesat.

“Transaksi QRIS Jakarta ini sekarang sudah 38 persen dari transaksi nasional. Dan itu berkat kerja sama antara Bank Indonesia, OJK, mendorong seluruh pasar-pasar yang ada di Jakarta,” ujarnya.

Capaian tersebut menjadikan Jakarta sebagai daerah dengan kontribusi transaksi QRIS terbesar di Indonesia.

Ancol dan Ragunan Pecahkan Rekor Pengunjung

Pramono juga mengungkapkan kebijakan menggratiskan transportasi umum dan sejumlah destinasi wisata milik Pemprov DKI saat HUT Jakarta berhasil mendongkrak jumlah pengunjung secara signifikan.

Di kawasan Ancol, jumlah pengunjung mencapai 80 ribu orang dalam sehari, jauh melampaui rekor sebelumnya yang hanya berkisar 30 ribu hingga 32 ribu orang.

“Ancol transaksi tertingginya selama ini hanya kurang lebih 30-32 ribu. Kemarin pada tanggal 28, Ancol memecahkan rekor, yang hadir dan masuk Ancol itu 80 ribu orang. 

Dan transaksinya, net profit-nya yang dulu maksimum hanya Rp 1,5 miliar, pada tanggal 28 Juni kemarin transaksinya Rp 6,5 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, Taman Margasatwa Ragunan juga mencatatkan sejarah baru dengan jumlah pengunjung mencapai 135.500 orang dalam sehari.

“Ragunan ini puncak tertinggi orang berkunjung kurang lebih 102 ribu orang. Kemarin Ragunan memecahkan rekor pada tanggal 28 Juni, yang hadir di Ragunan adalah 135.500 pengunjung. 

Dan transaksinya jauh lebih tinggi, dan hampir semuanya menggunakan QRIS,” kata Pramono.

Pramono: HUT Jakarta ke-500 Bakal Lebih Meriah

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pramono memastikan Pemprov DKI akan kembali memberikan berbagai fasilitas gratis pada perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027 mendatang.

Bahkan, durasi pemberian fasilitas gratis akan diperpanjang menjadi lima hari berturut-turut.

“Saya sudah memutuskan Jakarta akan memberikan kado spesial bagi seluruh warga Indonesia. Lima hari berturut-turut, mulai tanggal 22 sampai 27 Juni, transportasi di Jakarta digratiskan Rp 1. Semua tempat-tempat yang selama ini dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, kami juga akan gratiskan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengatakan, digitalisasi pembayaran menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival 2026.

“Jakarta adalah kunci. Sebanyak 16,67 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang oleh Jakarta. Sekitar seperlima inflasi nasional bergantung pada stabilitas harga di Jakarta. Dengan demikian, menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia,” kata Iwan.

Berita terkait

  • Baca juga: Pramono Anung Ungkap Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen: Sumbang 16,67 Persen PDB Nasional
  • Baca juga: Pramono Siapkan ‘Jembatan Gembok Cinta’ di Setiabudi, Jadi Ruang Ekspresi Baru Anak Muda Jakarta
  • Baca juga: Lagi! Pengungsi Somalia hingga Afghanistan Padati Trotoar Setiabudi, Pramono: Segera Kami Tertibkan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.