TRIBUNNEWS.COM - Jumlah korban tewas akibat bencana gempa bumi di Venezuela kini bertambah, sesuai update informasi pada Jumat (3/7/2026).
Korban tewas kini bertambah menjadi 2.645 orang.
Gempa besar itu mengguncang wilayah utara negara itu pada 24 Juni 2026.
Dalam pernyataannya, Kementerian Informasi Venezuela menyebut angka korban meninggal meningkat sebanyak 50 orang dibandingkan data sebelumnya, sehingga total korban tewas kini mencapai 2.645 orang.
Selain itu, lebih dari 12.000 orang dilaporkan mengalami luka-luka, mengutip Anadolu Agency, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: Presiden Venezuela Bantah Kritik Lambat Tangani Gempa
Akibat dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5. Sekitar 15.000 warga juga kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Sebelumnya, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada 24 Juni dengan selang waktu hanya 39 detik.
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada 26 Juni memperkirakan nilai kerusakan fisik langsung akibat bencana tersebut mencapai sekitar 6,7 miliar dolar AS.
Pada pembaruan data sebelumnya, 27 Juni, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 2.295 orang.
Sementara lebih dari 68.000 orang dilaporkan hilang oleh keluarga mereka setelah bencana terjadi.
Hingga kini, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.
Pihak berwenang memperkirakan jumlah korban meninggal maupun korban luka masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi dan identifikasi yang terus berlangsung.
(*)