- Perselisihan antara artis Aldi Taher dan musisi Baskara Putra atau Hindia tengah menjadi topik panas publik di ruang media.
Adu pendapat keduanya bermula dari sebuah tulisan yang muncul di sebuah festival musik, lalu berkembang menjadi perdebatan di media sosial hingga memantik beragam reaksi dari warganet.
Persoalan ini bermula ketika seorang penonton membawa tulisan bertuliskan, "Jadi apa pun asal jangan jadi boti" yang kemudian tertangkap kamera dan ditampilkan di layar konser.
Momen tersebut mendapat perhatian Baskara Putra yang menilai kameramen tidak semestinya menyorot tulisan tersebut.
"Tol**! Kameramen juga ngapain nyorot ginian. Katro," tulis Baskara Putra, dikutip Tribunnews, Jumat (3/7/2026).
Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan menuai beragam tanggapan dari warganet.
Unggahannya kemudian viral dan memicu perdebatan mengenai makna tulisan tersebut hingga batas kebebasan berekspresi di ruang publik.
Di tengah ramainya pembahasan, Aldi Taher ikut angkat bicara lewat unggahan di Instagramnya, @alditaher.official.
Ia secara terbuka membela kameramen dan bahkan menantang Baskara Putra untuk melakukan debat terbuka mengenai persoalan tersebut.
"Lu yg katro dan tolol, gw di sisi kameramen, boleh jd apa aja asal jangan jadi boti (true), BISMILLAH LAWAN," ujar Aldi Taher, dikutip Tribunnews, Jumat (3/7/2026).
Aldi kemudian mendesak Baskara untuk meminta maaf kepada kameramen atas ucapannya yang dinilai merendahkan profesi tersebut.
Meski mengaku tidak bisa menandai akun Instagram pribadi Baskara, hal itu tak menyurutkan niat Aldi untuk menyampaikan kritiknya secara terbuka.
"harus minta maaf lo woi ke kameramen, pengen tau se metal APA NYALI LO ???? Mana vocalist lo @feastt @teamhindia @lombashiryes IG pribadi gak bisa di tag, tanggung jawab sama cuitan LO?"
Ia juga mengingatkan bahwa media sosial merupakan ruang publik sehingga setiap pernyataan memiliki konsekuensi.
"inget ruang publik bukan buat main main!!!!!!!!!," sindir Aldi.