Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bau menyengat menjadi kunci pada penemuan mayat bayi yang terbungkus kresek hitam di sebuah selokan depan rumah warga, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (4/7/2026).
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Polisi bersama tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum jenazah dievakuasi ke RS Moewardi.
Sopir Ambulans Muslimun, Rayhan Adyatma, mengungkapkan, berdasarkan kondisi saat ditemukan, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan.
“Indikasinya baru lahir saya ketemu masih kecil banget. Ada bau menyengat dicari terus ketemu. Depan rumah warga itu ada kayak jalan masuk kan bawahnya itu ada selokan di bawahnya situ saluran air,” ungkapnya.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Kerten Solo, Warga Cium Bau Menyengat dari Selokan
Rayhan mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai penemuan mayat bayi tersebut sekitar pukul 16.26 WIB. Tak lama berselang, ambulans langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.40 WIB.
“Ambulans itu ada laporan bahwa ada penemuan jenazah bayi di selokan di daerah Kerten. Kemudian sudah ada dari tim inafis dan juga polsek kemudian dari ambulan baru merapat ke lokasi,” terangnya.
Setelah polisi menyelesaikan serangkaian pemeriksaan di lokasi kejadian, jenazah bayi kemudian dievakuasi ke instalasi forensik RS Moewardi sekitar pukul 17.10 WIB.
Rayhan menjelaskan proses evakuasi dilakukan bersama aparat kepolisian, relawan, dan petugas ambulans. Namun, jenazah dibawa ke rumah sakit menggunakan Ambulans Muslimun.
“Yang evakuasi dari pihak kepolisian, relawan dan juga ambulans tapi membawa ke forensik pakai Ambulans Muslimun,” jelasnya. (*)