Petugas Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Anak Krakatau Adalah Hoaks
Megan FebryWibowo July 05, 2026 01:42 PM

– Sebuah rekaman video berdurasi 10 detik yang memperlihatkan semburan api besar akibat letusan gunung pada malam hari dari atas kapal, viral di media sosial dan dinarasikan sebagai kondisi terkini Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menanggapi hal tersebut, Petugas Pemantau Gunung Anak Krakatau Desa Hargo Pancuran, Andi Suwardi, secara tegas menyatakan bahwa video yang beredar itu adalah hoaks dan sama sekali tidak menggambarkan kondisi visual maupun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini pada Sabtu (4/7/2026).

Andi menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di Pos Pengamatan, erupsi terakhir sebenarnya terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga Sabtu siang, pihak petugas belum kembali memantau adanya aktivitas erupsi lanjutan seperti yang dinarasikan dalam video tersebut.

Kendati video tersebut hoaks, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah resmi menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak Kamis (2/7/2026). Peningkatan status ini dipicu oleh lonjakan gempa vulkanik dangkal, peningkatan emisi gas sulfur dioksida ($SO_2$), hingga deformasi tubuh gunung. Oleh karena itu, masyarakat, nelayan, maupun wisatawan diimbau keras untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah aktif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.