TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kafilah Bengkalis gagal mempertahankan gelar juara umum MTQ Riau di Kuansing yang resmi ditutup Jumat (3/7) kemarin. Kafilah Bengkalis hanya menduduki peringkat kedua se provinsi Riau.
Gelar juara umum resmi dimenangkan kabupaten Rokan Hilir pada MTQ Riau ke 44 kemarin. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi, menghadiri secara langsung malam penutupan MTQ Riau kemarin sebagai perwakilan pemerintahan Bengkalis.
Meskipun hanya menduduki posisi kedua se provinsi Riau Ed Effendi tetap memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota Kafilah Kabupaten Bengkalis yang telah menunjukkan semangat juang, dedikasi, dan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Menurut dia seluruh Kafilah Bengkalis telah berjuang dengan maksimal untuk mempertahankan gelar juara umum. Meskipun tahun ini belum berhasil kembali menjadi juara umum, pemerintah Bengkalis tetap bangga atas kerja keras, semangat, dan prestasi yang telah ditorehkan seluruh peserta.
Hasil yang diraih menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk mempersiapkan pembinaan yang lebih baik pada MTQ berikutnya.
Sementara itu Ketua Official Kafilah Bengkalis Hambali Akbar mengatakan, meskipun Bengkalis menduduki peringkat kedua MTQ Riau ini, selisih poin penentuan juara umum dengan Rohil hanya sekitar 15 poin saja.
"Selisih poin kita sekitar 15 poin, tentu ini menjadi bahan evaluasi ke depannya," terang Hambali, Minggu (5/7) siang.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan, secara umum prestasi kafilah Bengkalis tahun ini menurun dari tahun sebelumnya, terutama dalam cabang tilawah. Hasil evaluasi dilakukan pada cabang tilawah gagal. mendapat prestasi maksimal kemungkinan disebabkan karena pemusatan latihan pada cabang ini belum berjalan maksimal.
"Kalau kabupaten lain kemarin informasinya dalam mempersiapkan cabang tilawah menghadirkan langsung pelatih nasional untuk cabang ini. Sementara Kita di Bengkalis kemarin hanya mengambil pelatih tempatan atau lokal," jelasnya.
Hambali mengakui cabang tilawah kemarin minim prestasi. Hanya satu kategori yang berhasil dimenangkan, yakni Tartil anak anak.
"Sedangkan kategori remaja dan dewasa pada cabang tilawah,nBengkalis kalah seluruhnya," tambah Hambali.
Setelah perhelatan selesai, seluruh Kafilah Bengkalis langsung kembali ke Bengkalis. Kafilah bertolak dari Kuansing Sabtu subuh kemarin dan sampai Bengkalis malam tadi.
"Seluruhnya sudah kembali ke rumah masing masing. Kafilah dari Kecamatan Mandau, Pinggir, Rupat dan Rupat Utara juga sudah kita antar ke daerah masing masing," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)