Pengunjung Pasar Slumpring Tegal Melonjak saat Libur Sekolah, Suguhan Nasi Ponggol Jadi Favorit
rika irawati July 05, 2026 04:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi satu di antara destinasi favorit saat libur sekolah.

Pengunjung pasar yang hanya buka di hari Minggu itu bahkan mencapai 1.500 orang.

Pasar Slumpring adalah pasar buatan di kawasan yang dikelilingi pohon bambu di Cempaka.

Pasar ini menghadirkan kembali suasana tradisional dan temp dulu, mulai dari makanan, permainan, hingga koin dari bambu sebagai alat jual beli.

Baca juga: Harga Tiket Masuk, Fasilitas dan Keunikan Pasar Slumpring Tegal

Pantauan di lokasi, Minggu (5/7/2026), suasana Pasar Slumpring cukup padat mulai dari tempat parkir hingga di dalam pasar.

Pengunjung harus antre membeli makanan dan minuman di stand-stand yang ada.

Mereka tak hanya datang dari sekitar Bumijawa bahkan dari luar Tegal.

Ketua Pokdarwis Pasar Slumpring Abdul Khayyi mengatakan, jumlah pengunjung meningkat signifikan selama libur sekolah. 

"Musim libur sekolah, jumlah pengunjung rata-rata 1.000 sampai 1.500 orang."

"Peningkatan mulai terlihat sejak minggu kemarin dan minggu ini."

"Tapi, hari ini lebih ramai pengunjungnya," kata Abdul Khayyi. 

Menurut Abdul Khayyi, informasi yang didapat, pengunjung datang dari berbagai daerah, bahkan dari Palembang, Jawa Timur, Jawa Barat. 

Menurutnya, kenaikan pengunjung ini telah diantisipasi pedagang dengan menambah stok makanan dan minuman.

"Pengunjung, khususnya dari luar daerah, biasanya paling suka nasi jagung dan sega atau nasi ponggol."

"Dua menu ini yang paling best seller dan dicari sehingga cepat habis," tuturnya. 

Baca juga: Tampang Aiptu N, Polisi Polres Tegal Kota yang Dilaporkan Hotman Paris Siram Air Keras Istri Siri

Pengunjung asal Palembang, Hamdani, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Pasar Slumpring dan dapat informasi dari media sosial. 

Hamdani pun memuji suasana Pasar Slumpring yang teduh di bawah pohon bambu, dilengkapi pemandian Tuk Mudal yang airnya jernih. 

"Suasananya sangat asri, nyaman, dan banyak jajanan jadul yang lama tidak saya temui."

"Tadi beli banyak jajanan, anak-anak juga senang karena selain bisa jajan juga ada permainan tradisional, hiburan musik dan bisa mandi di kolam juga," ujar Hamdani. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.