Karhutla Riau Nihil, Satgas Minta Masyarakat Tetap Waspada Hadapi Cuaca Panas
Muhammad Ridho July 05, 2026 07:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau hingga saat ini masih terkendali.

Berdasarkan hasil patroli lapangan maupun laporan dari seluruh daerah, tidak ditemukan titik api yang mengindikasikan terjadinya kebakaran.

Koordinator Wilayah Manggala Agni Riau, Edwin Putra, mengatakan kondisi tersebut merupakan hasil pemantauan rutin yang dilakukan bersama seluruh unsur Satgas Karhutla di berbagai wilayah rawan.

"Alhamdulillah, sampai hari ini kondisi karhutla di Riau nihil," kata Edwin Putra, Sabtu (5/7/2026).

Menurut Edwin, meski situasi masih aman, seluruh personel tidak menurunkan kewaspadaan. Patroli darat dan pemantauan wilayah rawan tetap dilakukan setiap hari untuk memastikan tidak muncul titik api baru.

Ia mengatakan, deteksi dini menjadi langkah penting agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi karhutla yang saat ini masih nihil. Pasalnya, cuaca di sejumlah wilayah Riau mulai terasa lebih panas dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.

"Cuaca sekarang cukup panas. Kondisi seperti ini tentu meningkatkan potensi terjadinya karhutla. Karena itu kami meminta masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran," ujar Edy.

Baca juga: Penetapan status Siaga Darurat di Kota Pekanbaru untuk Optimalkan Penanganan Karhutla

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus dipertahankan sehingga Provinsi Riau tetap terbebas dari kebakaran hutan dan lahan sepanjang musim kemarau tahun ini.

Edi mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus memperkuat langkah pencegahan. Selain patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat juga terus digencarkan, khususnya di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Selain itu, pihaknya juga juga terus berkoordinasi dengan Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, serta perusahaan pemegang konsesi agar kesiapsiagaan personel dan peralatan tetap terjaga selama musim kemarau.

Edy menegaskan, keberhasilan mempertahankan kondisi nihil karhutla hanya dapat dicapai apabila seluruh pihak ikut berperan aktif.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin sebelum meluas," tegasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.