TRIBUNWOW.COM - BREAKING NEWS laga Brasil Vs Norwegia, tandukan Erling Haaland buat Alisson tersungkur.
Setelah bermain alot di sepanjang laga, Norwegia akhirnya membuka keunggulan jelang laga bubar.
Erling Haaland mengoyak jala gawang Brasil dan membuat Alisson tersungkur pada menit ke-80.
Imbas gol tersebut, Brasil tertinggal 0-1 dari Norwegia.
Dilansir TribunWow.com, laga Brasil vs Norwegia merupakan lanjutan dari babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan Brasil vs Norwegia diselenggarakan di New York Jersey Stadium, New York, Amerika Serikat pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Susunan Pemain Brasil Vs Norwegia: Vinicius Starter, Raphinha Comeback, Haaland Cs Kans buat Kejutan
Jalannya Laga
Babak 1
Laga baru berjalan tiga menit, gawang Brasil sudah terkoyak.
Momen bermula ketika Alexander Sorloth mendapat umpan terobosan dan menusuk ke dalam kotak penalti Brasil.
Ia kemudian mengirim umpan ke Berg dan berhasil dikonversi menjadi gol.
Namun, gol tersebut dianulir karena Alexander Sorloth berada dalam posisi offside.
Brasil meningkatkan intensitas serangan setelah gol Norwegia dianulir.
Matheus Cunha hingga Vinicius Junior menyerang dari segara sisi untuk menjebol gawang Norwegia.
Pada menit ke-10, Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di kotak terlarang milik Norwegia.
Wasit kemudian me-review momen tersebut untuk melihat adanya potensi penalti untuk Brasil.
Setelah selesai mengecek VAR, wasit memberi hadiah penalti buat Brasil.
Bruno Guimaraes kemudian ditunjuk jadi eksekutor penalti.
Namun, tendangan Bruno Guimaraes berhasil ditepis Orhan Nyland.
Setelah momen gagal penalti, Brasil enggan berlarut dalam kekecewaan dan terus meningkatkan intensitas serangan.
Sementara Norwegia enggan terburu-buru dan bermain tenang sembari melihat celah untuk membongkar pertahanan Brasil.
Pada menit ke-16, Rayan melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti Norwegia setelah mendapat umpan dari Casemiro.
Namun lesatan Rayan melambung tinggi dan melebar dari gawang Norwegia.
Brasil melakukan serangan balik yang diinisasi Matheus Cunha pada menit ke-23.
Setelah sampai kotak penalti Norwegia, Matheus Cunha terjatuh akibat kalah duel dengan David Wolfe.
Brasil mendapat peluang emas lewat kerja sama Vinicius Junior dan Gabriel Martinelli pada menit ke-30.
Momen bermula ketika Vinicius Junior mengirim umpan terobosan dan diterima Gabriel Martinelli.
Gabriel Martinelli mendekati gawang Norwegia dan melesatkan tendangan keras.
Namun, tendangan keras bintang Arsenal tersebut mampu ditepis Orjan Nyland.
Vinicius Junior mendapat momentum untuk mencetak gol dari dalam kotak penalti Norwegia setelah menerima umpan pendek dari Rayan pada menit ke-35.
Namun, tendangan Vinicius Junior mampu di-block bek Norwegia.
Selang beberapa detik, Norwegia mendapat peluang emas di kotak penalti Brasil melalui pergerakan Martin Odegaard.
Martin Odegaard meliuk-liuk di kotak penalti Brasil kemudian melesatkan tendangan keras.
Tetapi, tendangan Martin Odegaard melebar dan keluar lapangan.
Pada menit ke-42, Martin Odegaard memiliki peluang emas di kotak penalti Brasil setelah diberi umpan oleh Erling Haaland.
Namun, tendangan Martin Odegaard di-block pemain belakang Brasil dan membuahkan tendangan sudut untuk Norwegia.
Martin Odegaard memiliki peluang emas di kotak penalti Brasil pada menit ke-47 setelah pemain belakang Brasil melakukan kesalahan lantaran gagal menghentikan aksi Erling Haaland.
Martin Odegaard tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper tapi tendangannya berhasil digagalkan Alisson.
Babak 2
Pada menit ke-49, Patrick Berg melesatkan tendangan dari luar kotak penalti Brasil tapi gagal membuahkan hasil.
Pada menit ke-59, Endricuk mendapat peluang emas lewat serangan balik.
Ia tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper tapi tendangan Endrick melebar tipis keluar gawang Norwegia.
Endrick kembali memberi ancaman ke gawang Norwegia pada menit ke-61,
Ia melesatkan tendangan keras dari dalam kotak penalti Norwegia tapi berhasil ditepis Nyland.
Pada menit ke-75, Aliison membuat penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan keras pemain Norwegia.
Erling Haaland mengoyak jala gawang Brasil pada menit ke-80.
Susunan Pemain Kedua Tim
Brasil
Starter: Alisson, Gabriel Magalhaes, Marquinhos (C), Danilo, Douglas Santos, Casemiro, Bruno Guimaraes, Vinicius Junior, Matheus Cunha, Gabriel Martinelli, dan Rayan
Cadangan: Weverton, Ederson, Alex Sandro, Bremer, Leo Pereira, Roger Ibanez, Ederson Silva, Fabinho, Danilo Santos, Neymar Jr, Raphinha, Endrick, Luiz Henrique, dan Igor Thiago
Norwegia
Starter: Orhan Nyland, Kristoffer Ajer, David Moller Wolfe, Torbjorn Heggem, Patrick Berg, Sander Berge, Martin Odegaard (C), Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nusa, dan Julian Ryerson
Cadangan: Sander Tangvik, Egil Selvik, Leo Ostigard, Fredrik Andre Bjorkan, Marcus Holmgren Pedersen, Sondre Langas, Henrik Falchener, Morten Thorsby, Fredrik Aursnes, Kristian Thorstvedt, Thelo Aasgaard, Andreas Schjelderup, Oscar Bobb, Jens Petter Hauge,dan Jorgen Strand Larsen.
Euforia Piala Dunia 2026 dirasakan di berbagai belahan dunia, satu di antaranya dari sudut kota Solo, Jawa Tengah.
Penjual jersey Piala Dunia, asal Mojosongo, Solo, Nofi Setiawan turut menyoroti gelaran pesta bola dunia itu.
Ia memprediksi Prancis bakal lolos sampai final.
"Kalau saya sendiri lebih cenderung ke Prancis, karena kedalaman skuadnya luar biasa, apalagi winger-wingernya lincah semua, Dembela, Olise, di gelandang bertahan masih ada Kante, di belakang juga solid ada Saliba yang lagi onfire," ujarnya kepada TribunWow.com, Rabu (10/6/2026).
"Pelatihnya Deschamps, dan histori nya juga bagus karena back to back final, minimal semi final," sambungnya.
Selain Prancis, ia juga memprediksi Argentina dan Spanyol bakal melenggang jauh.
"Kalau yang lain tetap Argentina sama Spanyol," ucapnya.
"Kalau terlalu menganut Portugal, takutnya Portugal bergantung terus sama Ronaldo, akhirnya susah."
"Semi finalis lainnya nanti kayaknya Jepang. Untuk final, Prancis bakal bertemu Spanyol mungkin. Atau kembali final Piala Dunia 2022 kemungkinan Argentina, karena kan belum tahu bagannya seperti apa," tambahnya.
Di sisi lain, football enthusiast asal Karanganyar, Tegar Aditya memprediksi Portugal yang bakal jadi juara Piala Dunia 2026.
"Karena, di lain sisi saya mengidolakan Ronaldo, dan ingin dia bisa menjuarai Piala Dunia tahun ini," ungkapnya kepada TribunWow.com, Selasa (16/6/2026).
"Tim ini memiliki beberapa pemain yang bagus seperti Bernardo Silva, Nuno Mendes, Joao Neves, dan Vitinha yang bermain baik di level tim."
"Mereka bisa menjadi lawan yang sulit untuk Piala Dunia ini," imbuh barista Kedai Kedai Sha'Ring, satu di antara titik nobar Piala Dunia 2026 itu.
(TribunWow.com)