Iran Diduga Sisipkan Pesan lewat Ayat Al-Qur'an saat Para Delegasi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Aditya Wisnu Wardana July 06, 2026 03:42 PM


Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kembali menjadi sorotan.

Perhatian tertuju pada pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an saat para delegasi asing memberikan penghormatan.

Ayat yang dibacakan dinilai mengandung pesan simbolis terkait konflik di Timur Tengah.

Sejumlah media Iran menyebut setiap delegasi menerima ayat yang berbeda.

Namun, panitia tidak memberikan penjelasan resmi mengenai pemilihan ayat tersebut.

Delegasi Arab Saudi dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Waleed Al-Khereiji hadir dalam prosesi tersebut.

Saat delegasi Arab Saudi memberikan penghormatan, diperdengarkan Surah Ali Imran ayat 13.

Ayat tersebut berbunyi "Sungguh telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang bertemu di medan perang. Segolongan berperang di jalan Allah dan segolongan lagi kafir. Mereka melihat dengan mata kepala bahwa lawannya dua kali lipat jumlah mereka. Allah menguatkan dengan pertolongan-Nya siapa yang Dia kehendaki. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan."

Ayat tersebut mengisahkan dua pasukan yang bertempur dalam Perang Badar.

Isinya menyebut satu kelompok berperang di jalan Allah, sementara kelompok lainnya disebut kafir.

Pemilihan ayat ini memicu berbagai tafsir di media dan media sosial.

Sebagian pihak menilai Iran ingin menggambarkan dirinya sebagai pihak yang mendapat pertolongan Tuhan.

Sementara lawannya diposisikan sebagai pihak yang berseberangan.

Iran International pada Minggu (5/7/2026) melaporkan isu ini menjadi perbincangan luas di media Iran.

Sejumlah media menilai ayat-ayat itu dipilih secara khusus untuk setiap delegasi.

Langkah tersebut dianggap sebagai bentuk penyampaian pesan politik dan diplomatik.

Sejumlah pengamat mengaitkannya dengan konflik terbaru Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.

Arab Saudi sebelumnya dilaporkan mengizinkan operasi militer AS dari wilayahnya.

Namun, di saat yang sama Riyadh juga menyerukan agar perang tidak meluas di kawasan.

Delegasi Turki juga menerima ayat yang berbeda.

Ayat tersebut menekankan keutamaan orang-orang beriman yang berjuang di jalan Allah.

Sejumlah pengamat menafsirkan hal tersebut sebagai sindiran terhadap sikap Turki yang dinilai berhati-hati dalam konflik regional.

Perbedaan bacaan ayat untuk tiap delegasi pun memicu perbincangan luas mengenai pesan politik di balik prosesi pemakaman Ali Khamenei. (*)

 

Program: Live Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Rifqi Khusain

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.