TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Warga Jalan Cemara 2, RT 31, Kelurahan Selamat, Kota Jambi, dibuat waswas dengan kemunculan seekor anjing liar yang diduga terjangkit rabies, Sabtu (4/7/2026).
Hewan tersebut berkeliaran di kawasan permukiman sehingga memicu kekhawatiran warga terhadap potensi serangan maupun penyebaran penyakit.
Mendapat laporan dari warga, tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustafi Affandy, mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 09.05 WIB melalui layanan Call Center Bahagia 112 dan nomor layanan Damkartan.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung kami kerahkan ke lokasi. Tim tiba sekitar pukul 09.30 WIB dan segera melakukan upaya penangkapan terhadap anjing yang diduga terpapar rabies tersebut," kata Mustafi Affandy, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Anjing tersebut berada di area terbuka dan terus bergerak sehingga petugas harus bekerja ekstra agar proses penangkapan dapat dilakukan tanpa membahayakan warga maupun personel di lapangan.
"Kesulitannya karena hewan berada di ruang terbuka. Anggota harus bergerak cepat sekaligus berhati-hati agar anjing tidak lepas dan tidak membahayakan masyarakat sekitar," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Damkartan Kota Jambi menurunkan lima personel dari Pleton 2 Mako dengan menggunakan armada fire jeep. Petugas dilengkapi stik jerat, jaring, kandang evakuasi hewan, senter, serta alat pelindung diri (APD) lengkap.
Setelah berjibaku selama sekitar 31 menit, petugas akhirnya berhasil mengamankan anjing liar tersebut dengan cara dijerat sebelum dimasukkan ke dalam kandang evakuasi.
"Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Hewan berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban ataupun gangguan terhadap masyarakat," kata Mustafi.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat warga yang segera melaporkan keberadaan hewan yang dicurigai terjangkit rabies.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri hewan liar yang diduga terpapar rabies. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan prosedur yang aman," tegasnya.
Diketahui, operasi penyelamatan tersebut dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan Damkartan dengan prinsip 5T, yaitu Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas.
Seluruh rangkaian evakuasi selesai pada pukul 10.04 WIB. Setelah memastikan situasi di lokasi aman, tim kembali ke markas.
Baca juga: Ada Anjing Menggonggong di Pinang Merah Jambi, Anak Kecil Ucap Kata Anjing, lalu Ayahnya Dibunuh