Jalan Cinta Pulogadung Amblas, Warga Sebut Alat Berat Pengerukan Kali Sunter Jadi Pemicu
Wahyu Septiana July 06, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Amblasnya Jalan Cinta di RT 13/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur diduga dampak tonase alat berat untuk pengerukan aliran Kali Sunter.

Dugaan didasarkan karena sebelum jalan tersebut amblas pada bulan Maret 2026 lalu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sempat melakukan pengerukan pada aliran Kali Sunter.

Menurut warga alat berat yang melakukan pengerukan tersebut ditempatkan di atas ruas Jalan Cinta, sehingga mengakibatkan kondisi ruas jalan terbebani dan akhirnya mengakibatkan amblas.

"Dari awal alat berat masuk sudah kelihatan jalan itu udah pada retak. Karena beban, beban (alat berat)," kata Ketua RT 13/RW 04, Warjo Prianto di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).

Saat awal kejadian warga sebenarnya sudah meminta agar Dinas SDA DKI Jakarta dapat menggunakan alat berat jenis amfibi yang dapat mengapung di aliran Kali Sunter.

Namun usul tidak terealisasi, Dinas SDA DKI Jakarta tetap menggunakan alat berat yang ditempatkan di atas Jalan Cinta untuk melakukan pengerukan sedimentasi pada aliran Kali Sunter.

"Jadi ini akibatnya dari alat berat yang begitu besar, itu pengerukan kali berdampak daripada amblesnya longsor jalan ini. Kita sudah mengarahkan untuk menggunakan beko apung," ujar Warjo.

Akibat dampak pengerukan itu sepanjang sekitar 100 meter ruas Jalan Cinta kini amblas hingga kemiringan sekitar 90 derajat, dan kini sudah tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat.

Kondisi Jalan Cinta di Pulogadung yang amblas namun belum kunjung diperbaiki, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).
Kondisi Jalan Cinta di Pulogadung yang amblas namun belum kunjung diperbaiki, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Di tepi jalan yang berbatasan langsung dengan Kali Sunter, hanya terdapat cerucuk dolken untuk mencegah kondisi jalan kian memburuk akibat tanah tergerus debit aliran Kali Sunter.

"Jadi saya mohon sekali lagi untuk dinas terkait, SDA maupun Bina Marga, pemerintah daerah, pemerintah pusat, agar segera direalisasikan atau perbaikan jalan yang ambles ini," tutur Warjo.

Awak media sudah berupaya mengonfirmasi Kadis SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum dan Kepala Sudin SDA Jakarta Timur, Abdul Rauf Gaffar terkait penyebab amblasnya Jalan Cinta.

Warga Keluhkan Tak Kunjung Diperbaiki

Warga RT 11/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengeluhkan penanganan Jalan Cinta yang amblas dan tak kunjung diperbaiki.

Pasalnya sejak jalan tersebut amblas pada bulan Maret 2026 lalu, hingga kini kondisi Jalan Cinta tidak kunjung diperbaiki sehingga membahayakan warga saat melintas di lokasi.

Bahkan kemiringan ruas Jalan Cinta yang amblas kini sudah mencapai 90 derajat menjorok ke arah Kali Sunter, dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar sekitar 6 meter.

"Sekarang sudah 5 bulan belum ada realisasi dari pemerintah, maupun kapan mau ditangani," kata Ketua RT 11/RW 03, Warjo Prianto di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).

Sejak awal kejadian warga sebenarnya sudah melaporkan kasus ke Kelurahan Pulogadung dan pihak terkait lain, dengan harapan kondisi Jalan Cinta dapat segera tertangani.

Nahas setelah beberapa kali pertemuan, hingga kini tidak penanganan lebih lanjut karena masih menunggu proses koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

Di tepi jalan yang berbatasan langsung dengan Kali Sunter, hanya terdapat cerucuk dolken untuk mencegah kondisi jalan kian memburuk akibat tanah tergerus debit aliran Kali Sunter.

JALAN AMBLAS - Kondisi Jalan Cinta di Pulogadung yang amblas namun belum kunjung diperbaiki, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA

--
JALAN AMBLAS - Kondisi Jalan Cinta di Pulogadung yang amblas namun belum kunjung diperbaiki, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA -- (TribunJakarta.com/Bima Putra)

"Saya juga sudah mengikuti rapat koordinasi, maupun dari kelurahan, kecamatan, wali kota, sampai tingkat gubernur. Tapi belum ada tanggapan kapan jalan ini mau diperbaiki," ujar Warjo.

Akibat amblasnya Jalan Cinta akses kendaraan roda empat sepenuhnya dialihkan, hanya pengendara roda dua dan pejalan kaki saja dapat melintas secara bergantian.

Menurut warga, amblasnya Jalan Cinta karena dipicu beban alat berat ekskavator milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta yang sempat digunakan untuk mengeruk Kali Sunter.

Pasalnya sejak awal pengerukan pada Maret 2026 lalu, alat berat tersebut ditempatkan di atas Jalan Cinta sehingga membebani jalan dan mengakibatkan kondisi jalan amblas.

"Amblasnya itu secara pelan-pelan. Ini berdampak akibat daripada pengerukan sungai dengan menggunakan alat berat, sehingga terjadi pergeseran tanah, itu semakin bergeser," tutur Warjo.

Berita Lainnya

Baca juga: Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000, Legislator PKS: Rp1.000 Saja Sudah Cukup

Baca juga: Usulan Tarif TransJakarta Naik Jadi Rp5.000, DPRD Minta Ada Skema Khusus Bagi Pekerja Informal

Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Lamongan: Tragis Dua Motor Adu Banteng, Pelajar Tewas di Jembatan Made

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.