Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pengaktifan kembali pasar rakyat di Distrik Bolakme sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat distrik.
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murib, mengatakan pasar rakyat di Distrik Bolakme telah lama tidak beroperasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian untuk segera dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis agar pasar kembali difungsikan.
"Kami dari TP PKK bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui OPD teknis berupaya agar pasar rakyat di Distrik Bolakme kembali beroperasi sehingga ekonomi masyarakat terus bertumbuh di sini," ujar Idawati saat ditemui di ruang kerjanya di Wamena, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Sisi Lain Film Pesta Babi, Hasil Donasi Penonton Rp 517 Juta Diserahkan ke Pengungsi Konflik Papua
Menurutnya, selama ini masyarakat Distrik Bolakme harus membawa hasil pertanian mereka ke Kota Wamena untuk dipasarkan. Kondisi tersebut membuat warga mengeluarkan biaya tambahan, terutama untuk transportasi, sehingga mengurangi keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan.
Karena itu, TP PKK bersama OPD teknis, pengurus PKK tingkat distrik, dan pemerintah kampung akan mendorong pengoperasian kembali pasar rakyat agar masyarakat dapat menjual hasil bumi di wilayahnya sendiri.
"Pasar rakyat di Distrik Bolakme harus dioperasikan supaya masyarakat tidak perlu membawa hasil buminya ke kota," katanya.
Idawati menilai keberadaan pasar di Distrik Bolakme akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena dapat memangkas biaya transportasi sekaligus meningkatkan pendapatan para petani.
Baca juga: Majelis Rakyat Papua Tengah: Kita Bicara Otsus tapi Penggunaannya Tertutup
"Kasihan kalau masyarakat membawa hasil bumi ke kota dengan menggunakan angkutan umum karena harus mengeluarkan biaya. Ke depan pasar harus ada di Bolakme supaya masyarakat bisa memperoleh penghasilan di tempat tanpa harus ke kota," ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu terus mendukung pertumbuhan ekonomi di distrik dan kampung agar perputaran uang tidak hanya terpusat di Kota Wamena, tetapi juga mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
"Kami ingin ekonomi masyarakat dapat berputar di distrik dan kampung sehingga kesejahteraan masyarakat terwujud. Uang harus berputar di kampung dan distrik supaya ekonomi daerah berkembang secara seimbang," tutupnya.(*)