Viral, Perempuan Merasa Dilecehkan di Nol Km Yogyakarta, Polisi Ungkap Faktanya
Yoseph Hary W July 06, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jagat maya kembali dihebohkan dengan adanya sebuah postingan di instagram yang menyebut adanya dugaan pelecehan disertai tindakan rasis terhadap seorang wisatawan perempuan di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta.

Unggahan tersebut viral dan menuai banyak respons masyarakat pengguna media sosial instagram.

Dalam postingan itu, peristiwa diketahui terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Ngaku jadi korban, lapor petugas

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, mengatakan perempuan yang mengaku menjadi korban merupakan wisatawan asal Jakarta. 

Saat itu dirinya sedang berjalan di kawasan Jalan Pangurakan, tepatnya di depan Coffee & Tea, Nol Kilometer Yogyakarta, dari arah selatan menuju utara.

Menurut Dani, saat berpapasan dengan seorang laki-laki, perempuan tersebut merasa bagian dadanya tersentuh sehingga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian yang sedang berjaga di lokasi.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung mengamankan laki-laki yang dimaksud untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Dani, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Polisi periksa kamera CCTV

Polisi kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. 

Hasil pemeriksaan tersebut juga diperlihatkan kepada perempuan yang melapor.

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi menyebut tidak terlihat adanya tindakan sengaja menyentuh bagian dada pelapor. 

Dalam rekaman, laki-laki tersebut terlihat berjalan dari arah utara ke selatan dan saat berpapasan diduga sedang membetulkan tas yang dibawanya menggunakan tangan kiri, sehingga siku kirinya mengenai bahu kiri perempuan tersebut.

Hasil pemeriksaan CCTV: tidak terbukti

"Dari hasil pemeriksaan CCTV tidak terlihat adanya tindakan sengaja memegang dada perempuan tersebut," kata Dani.

Setelah melihat rekaman CCTV, perempuan tersebut memutuskan tidak melanjutkan laporan terhadap laki-laki yang sempat diamankan. 

Selanjutnya, yang bersangkutan kembali melanjutkan aktivitas wisatanya di kawasan Malioboro.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat menyampaikan informasi di media sosial dan menyerahkan penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum agar dapat dipastikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang tersedia. (hda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.