Sebut Anggaran Terbatas Bukan Alasan, Afa Pastikan Pemkab Beltim Bantu Biaya Atlet Berprestasi
Ardhina Trisila Sakti July 06, 2026 06:24 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pertemuan antara atlet karate Aaliyah Noya Risdianto (14) bersama Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten atau Afa, Senin (6/7/2026) menyisakan cerita menarik tentang komitmen Pemkab Beltim terhadap masa depan atlet lokal.

Dalam pertemuan, Afa menegaskan bahwa urusan pembinaan atlet berprestasi sudah menjadi perhatiannya sejak lama.

Sebelumnya, Afa memang dikenal memiliki kedekatan yang erat dengan dunia olahraga Beltim karena pernah menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Beltim. 

"Sebenarnya dari dulu saya jadi Ketua KONI, saya memang beri mereka semangat, dorongan, supaya mereka itu ada semangat untuk juangnya," ujar Afa dalam keterangannya, Senin (6/7/2026). 

Afa mengatakan mereka terus memikirkan agar para atlet muda di Belitung Timur tetap memiliki jiwa petarung dan daya juang tinggi meskipun harus bertanding di tengah berbagai keterbatasan.

"Kalau kita tidak henti-hentinya memikirkan masa depan mereka bagaimana sih punya semangat juang. Apalagi sekarang sudah menjadi kepala daerah," ucapnya. 

Afa mengaku kondisi keuangan daerah saat ini memang sedang dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran. Namun, hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk gagal memberangkatkan para atlet andalan. 

Ia menceritakan bagaimana dirinya memberikan kebutuhan dana pendaftaran Noya untuk memastikan tidak ada kendala biaya. 

"Saya tahu ini keterbatasan anggaran, oke. Ya, tapi kan saya tanya dulu berapa sih daftar, Rp1.800.000. Oh, ya kita bantulah," katanya. 

Afa menyampaikan rasa hormat kepada pihak orang tua Noya yang luar biasa gigih dalam menyokong bakat anak di tengah keterbatasan. 

"Saya sangat-sangat apresiasi terhadap orang tua atlet itu, luar biasa didorong. Memang serba kurang, tapi mereka punya semangat," pujinya. 

Afa berharap keberhasilan Noya menembus dunia dapat menular dan menjadi motivasi bagi pemuda lain untuk terus menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan-kegiatan yang positif.

"Pesan untuk anak putra daerah, mereka jangan putus asa. Saya juga berharap ini kan untuk masa depan anak-anak, kalau hobi mereka semua tersalurkan akhirnya berdampak positif, itu sangat baik," tutupnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.