Peraih Perak Karate Internasional Asal Beltim Disambut Bupati, Siap Tembus Kejuaraan Dunia
Asmadi Pandapotan Siregar July 06, 2026 06:24 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Atlet karate muda asal Kabupaten Belitung Timur, Aaliyah Noya Risdianto (14), mendapat sambutan khusus dari Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, usai menorehkan prestasi di ajang internasional.

Noya, yang mengenakan jaket merah berlogo Garuda, datang ke Ruang Kerja Bupati di Kantor Bupati Beltim, Desa Manggar, Kecamatan Manggar, Senin (6/7/2026),

Noya sendiri secara khusus diundang untuk bertemu langsung dengan Bupati Beltim, Kamarudin Muten setelah sukses mencuri perhatian dalam ajang karate internasional pada 25-28 Juni lalu, dengan membawa piagam penghargaan dan medali perak yang berhasil ia raih di ajang Milo International Open Karate Championship 2026 di Malaysia.

Ia datang didampingi jajaran pelatih Forki Beltim serta sang ayah, Arry, yang selama ini setia mendukung perjalanan kariernya di dunia karate.

Di balik penampilannya yang irit bicara, remaja Desa Senyubuk ini menyimpan cerita perjuangan yang luar biasa saat berkompetisi.

Noya bertanding pada nomor nomor Youth U14 Female Kata Individual 12–13 Years. Menghadapi peserta internasional yang berasal dari 17 negara merupakan pengalaman yang benar-benar baru baginya.

"Enggak nyangka sih. Karena ya baru pertama kali gitu ikut lomba yang internasional," ujar Noya.

Bagi Noya, atmosfer kejuaraan di Malaysia sempat memberikan tekanan. Namun, Noya berhasil mengatasi rasa gugup berkat persiapan yang dijalaninya.

Sebelum bertanding ke Malaysia, Noya menghabiskan waktu sekitar satu bulan penuh untuk menggembleng fisiknya demi menyempurnakan gerakan-gerakan Kata yang akan ditampilkannya.

BAGIKAN PENGALAMAN - Atlet karate berprestasi asal Kecamatan Kelapa Kampit, Aaliyah Noya Risdianto (14), saat diwawancarai di Kantor Bupati Belitung Timur, Senin (6/7/2026). Setelah mendapat medali perak dan piagam penghargaan di ajang Milo International Open Karate Championship 2026, Noya kini bersiap untuk kejuaraan dunia pelajar di Manila, Filipina, pada Februari 2027 mendatang.
BAGIKAN PENGALAMAN - Atlet karate berprestasi asal Kecamatan Kelapa Kampit, Aaliyah Noya Risdianto (14), saat diwawancarai di Kantor Bupati Belitung Timur, Senin (6/7/2026).  (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha)

"Ada persiapan. Awalnya sih latihan-latihan dulu sama Coach, baru setelah itu latihan latihan sendiri di rumah sekitar sebulan kayaknya," ungkapnya.

Kerja keras selama satu bulan terbayar lunas ketika dirinya berhasil ke final dan berhadapan dengan atlet sang tuan rumah, Malaysia.

Pertandingan final berlangsung menegangkan dimana perbedaan skor sangat tipis, yakni 3-2.

Noya sendiri mengatakan raihan medali emas sebenarnya bisa saja didapat andai dirinya tidak melakukan sedikit kekeliruan.

"Sebenarnya beda tipis sih (lawan Malaysia). Karena pas di matras itu aku sedikit goyang sih, kalau enggak goyang sebenarnya bisa (juara satu)," ucapnya.

Meski begitu, Noya tetap bersyukur atas capaian podium kedua yang berhasil ia amankan. 

"Menurut aku kalau misalnya lomba-lomba gini juga, kalau misal juara, ya alhamdulillah kalau misal ada," katanya. 

Pertemuan bersama bupati ternyata memunculkan satu fakta yang cukup mengejutkan.

Saat diwawancarai, pelatih Noya, Syukur Maulana, membocorkan agenda internasional berikutnya yang sudah menanti Noya pada awal tahun depan.

Noya dijadwalkan akan terbang ke Manila, Filipina, pada bulan Februari 2027 mendatang untuk mengikuti liga junior resmi yang diselenggarakan langsung oleh World Karate Federation (WKF).

"Itu kejuaraan dunianya pelajar di Manila. Nanti kalau ikut di sana, dia (Noya) bisa mendapatkan poin resmi untuk masuk ke dalam peringkat atau ranking dunia," ungkap Maulana. 

Noya pun semakin termotivasi untuk kembali ke pusat pelatihan guna mengasah kemampuannya. Ia berharap, prestasinya tidak hanya berhenti di level daerah, tapi tingkat dunia.

"Harapan aku sih bisa bawa nama ke internasional terus, sama kalau misalnya tanding gitu, semoga bisa bawa nama sekolah sampai ke internasional dan nasional," harapnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.