SRIPOKU.COM - Memasuki semester pertama di kelas 8 SMP, tantangan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kurikulum Merdeka akan semakin menarik.
Pada materi Tema 1 yang bertajuk Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya Alam, siswa kelas 8 diajak untuk menganalisis keunggulan letak geografis Indonesia (posisi silang, iklim muson, dan jalur perdagangan), pemanfaatan sumber daya alam (maritim, tambang, kehutanan), serta problem kelestariannya di tengah tantangan lingkungan modern tahun 2026.
Sebagai bahan latihan mandiri di rumah ataupun bahan referensi bapak/ibu guru dalam menyusun penilaian harian, berikut disajikan 10 latihan soal pilihan ganda HOTS IPS Kelas 8 SMP Tema 1 Kurikulum Merdeka Edisi Terbaru 2026 beserta kunci jawaban.
Baca juga: Latihan Soal HOTS IPS Kelas 7 SMP Tema 1 Kehidupan Sosial an Kondisi Lingkungan Sekitar, Soal 2026
(1.) Perhatikan ilustrasi geostrategis berikut!
Indonesia terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Hindia dan Pasifik). Pada tahun 2026, dinamika jalur perdagangan laut dunia semakin padat, menempatkan Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok sebagai jalur pelayaran internasional (ALKI) yang krusial bagi distribusi energi global.
Dilihat dari aspek sosial-ekonomi, keuntungan terbesar sekaligus tantangan utama bagi Indonesia atas posisi silang yang strategis tersebut adalah...
A. Indonesia mudah menjajah negara tetangga, namun rentan kekurangan pasokan ikan laut.
B. Menjadi hub (pusat) perdagangan maritim dunia yang meningkatkan devisa, namun rentan terhadap penyelundupan ilegal dan ancaman kedaulatan wilayah.
C. Terbebas dari siklus iklim global, namun tanah pertanian menjadi cepat kering akibat polusi kapal.
D. Kehilangan identitas budaya lokal secara total akibat interaksi dengan pelaut asing yang singgah.
Kunci Jawaban: B Menjadi hub (pusat) perdagangan maritim dunia yang meningkatkan devisa, namun rentan terhadap penyelundupan ilegal dan ancaman kedaulatan wilayah.
(2.) Perhatikan fenomena klimatologi berikut!
Sepanjang awal tahun 2026, Indonesia mengalami pergeseran pola angin muson yang memicu musim hujan datang lebih lambat namun dengan intensitas curah hujan ekstrem dalam durasi singkat. Akibatnya, wilayah agraris di Pulau Jawa mengalami keterlambatan masa tanam padi yang berpotensi memengaruhi stok pangan nasional.
Berdasarkan kondisi tersebut, mitigasi atau langkah adaptasi geografi yang paling tepat bagi para petani untuk menjaga ketahanan pangan adalah...
A. Mengubah seluruh lahan sawah menjadi area pemukiman industri komersial.
B. Memaksa menanam padi tanpa air dan mengandalkan pupuk kimia dosis tinggi.
C. Menerapkan sistem pranata mangsa modern dengan beralih ke varietas padi tahan kekeringan (padi gogo) atau diversifikasi tanaman palawija.
D. Menghentikan aktivitas pertanian total dan menunggu hingga pola iklim kembali normal seperti sedia kala.
Kunci Jawaban: C Menerapkan sistem pranata mangsa modern dengan beralih ke varietas padi tahan kekeringan (padi gogo) atau diversifikasi tanaman palawija.
(3.) Perhatikan infografis komoditas berikut!
Sebagai negara yang berada di zona cincin api (Ring of Fire), Indonesia dianugerahi kekayaan barang tambang golongan A (strategis) seperti minyak bumi dan gas alam, serta golongan B (vital) seperti nikel dan bauksit. Memasuki tahun 2026, permintaan nikel Indonesia melonjak tajam seiring pesatnya tren industri kendaraan listrik global.
Kebijakan pemanfaatan sumber daya alam yang paling sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan terkait eksploitasi nikel tersebut adalah...
A. Mengekspor seluruh bijih nikel mentah sebanyak-banyaknya demi mengejar keuntungan modal jangka pendek.
B. Melakukan hilirisasi industri di dalam negeri untuk meningkatkan nilai ekonomi serta menerapkan reklamasi pascatambang yang ketat guna mencegah kerusakan ekologi.
C. Menutup seluruh tambang nikel secara mendadak agar cadangan alam utuh tanpa memikirkan nasib pekerja.
D. Memindahkan lokasi penambangan ke kawasan hutan lindung nasional agar tidak mengganggu pemukiman warga.
Kunci Jawaban: B Melakukan hilirisasi industri di dalam negeri untuk meningkatkan nilai ekonomi serta menerapkan reklamasi pascatambang yang ketat guna mencegah kerusakan ekologi.
(4.) Perhatikan kasus kelestarian hutan berikut!
Hutan hujan tropis Sumatra memiliki fungsi ekologis yang sangat besar bagi dunia sebagai paru-paru bumi. Namun, satelit pemantau lingkungan di tahun 2026 mendeteksi adanya pengurangan tutupan hutan (deforestasi) akibat perluasan lahan perkebunan monokultur secara ilegal di kawasan penyangga taman nasional.
Dampak langsung kerusakan hutan tersebut terhadap kelangsungan hidup flora dan fauna endemik setempat adalah...
A. Flora dan fauna akan bermutasi genetika sehingga mampu hidup di lingkungan perkotaan.
B. Meningkatnya keanekaragaman hayati baru karena ekosistem hutan menjadi lebih terbuka.
C. Terjadinya fragmentasi habitat yang memicu kepunahan spesies serta meningkatnya konflik antara satwa liar (seperti gajah dan harimau) dengan manusia.
D. Satwa liar akan berimigrasi secara sukarela menyeberangi samudra menuju benua lain.
Kunci Jawaban: C Terjadinya fragmentasi habitat yang memicu kepunahan spesies serta meningkatnya konflik antara satwa liar (seperti gajah dan harimau) dengan manusia.
(5.) Perhatikan aktivitas pemanfaatan laut berikut!
Nelayan di kawasan pesisir Laut Jawa menerapkan teknik zonasi tangkap. Mereka membagi wilayah laut menjadi zona penangkapan ikan tradisional, zona budi daya rumput laut, dan zona kawasan konservasi terumbu karang yang sama sekali tidak boleh diganggu oleh kapal motor.
Praktik manajemen kelautan di atas merupakan perwujudan dari konsep ekonomi maritim yang bertujuan untuk...
A. Memonopoli harga pasar ikan agar para tengkulak mendapatkan keuntungan maksimal.
B. Menjaga kelestarian sumber daya perikanan (sustainable fisheries) agar pasokan ikan tetap terjaga untuk generasi masa depan.
C. Mempercepat proses pendangkalan laut agar daratan pemukiman semakin luas.
D. Mengurangi jumlah nelayan lokal agar digantikan oleh industri kapal pukat harimau asing.
Kunci Jawaban: B Menjaga kelestarian sumber daya perikanan (sustainable fisheries) agar pasokan ikan tetap terjaga untuk generasi masa depan.
(6.) Perhatikan data geologis berikut!
Letak geologis Indonesia berada di titik pertemuan tiga lempeng tektonik besar dunia: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.
Konsekuensi nyata dari letak geologis tersebut yang menuntut kesiapan mitigasi bencana dari masyarakat Indonesia adalah...
A. Wilayah Indonesia terbebas dari ancaman gempa bumi namun sering dilanda badai salju.
B. Tingginya frekuensi aktivitas vulkanisme (gunung meletus) dan gempa tektonik yang sewaktu-waktu dapat memicu tsunami.
C. Indonesia tidak memiliki variasi topografi wilayah karena seluruh daratannya berbentuk dataran rendah.
D. Proses pembentukan batuan sedimen terhenti total akibat tekanan lempeng yang stabil.
Kunci Jawaban: B Tingginya frekuensi aktivitas vulkanisme (gunung meletus) dan gempa tektonik yang sewaktu-waktu dapat memicu tsunami.
(7.) Perhatikan kasus pencemaran lingkungan berikut!
Masalah lingkungan di atas membuktikan bahwa...
A. Kerusakan sumber daya alam di satu titik (sungai) akan kembali berdampak buruk pada kesehatan manusia melalui rantai makanan.
B. Mikroplastik merupakan zat bergizi tinggi yang mempercepat pertumbuhan biota laut.
C. Ekosistem laut memiliki kemampuan instan untuk melarutkan limbah plastik tanpa sisa.
D. Pencemaran perairan tidak ada hubungannya dengan aktivitas pembuangan sampah manusia di darat.
Kunci Jawaban: A Kerusakan sumber daya alam di satu titik (sungai) akan kembali berdampak buruk pada kesehatan manusia melalui rantai makanan.
(8.) Perhatikan narasi pemanfaatan energi berikut!
Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di tahun 2026, pemerintah Indonesia mulai mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan (renewable energy) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (Angin) di Sulawesi Selatan dan mengoptimalkan potensi panas bumi (geothermal) di sepanjang jalur vulkanik.
Kelebihan utama dari pemanfaatan sumber daya energi alternatif tersebut jika dibandingkan dengan penggunaan batu bara adalah...
A. Biaya pembangunan awalnya jauh lebih murah dan tidak membutuhkan teknologi tinggi.
B. Memiliki ketersediaan yang tidak terbatas di alam dan menghasilkan emisi karbon yang sangat rendah (ramah lingkungan).
C. Dapat dipindahkan lokasinya ke mana saja sesuai keinginan konsumen tanpa tergantung kondisi alam.
D. Mampu menghasilkan energi listrik instan yang langsung habis dalam sekali pakai.
Kunci Jawaban: B Memiliki ketersediaan yang tidak terbatas di alam dan menghasilkan emisi karbon yang sangat rendah (ramah lingkungan).
(9.) Perhatikan jenis sumber daya alam berikut!
(1) Hutan mangrove
(2) Gas alam
(3) Terumbu karang
(4) Batu bara
(5) Pasir besi
Kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources) dan akan habis jika dieksploitasi secara terus-menerus ditunjukkan oleh nomor...
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (4)
C. (2), (4), dan (5)
D. (3), (4), dan (5)
Kunci Jawaban: C (2), (4), dan (5)
(10.) Baca situasi berikut!
Kompleks pegunungan karst (kapur) di suatu daerah memiliki pesona alam gua yang indah dan menjadi tumpuan resapan air bersih bagi tiga kecamatan di bawahnya. Namun, sebuah perusahaan semen berniat melakukan penambangan batu kapur secara besar-besaran di bukit tersebut untuk bahan baku industri.
Sebagai siswa yang berwawasan lingkungan, keputusan pemanfaatan ruang yang paling solutif dan bijak berdasarkan prinsip pelestarian alam adalah...
A. Mendukung penuh penambangan total demi meningkatkan pendapatan ekonomi daerah tanpa memedulikan pasokan air.
B. Menolak penambangan dan mendorong kawasan karst tersebut dialihfungsikan menjadi kawasan ekowisata dan kawasan lindung guna menjaga fungsi hidrologis (sumber air) warga.
C. Membiarkan perusahaan menambang seluruh bukat kapur asalkan warga diberikan bantuan air galon gratis setiap minggu.
D. Mengusulkan agar bukit kapur tersebut dihancurkan menggunakan dinamit agar wilayahnya menjadi rata dan mudah dibangun mal.
Kunci Jawaban: B Menolak penambangan dan mendorong kawasan karst tersebut dialihfungsikan menjadi kawasan ekowisata dan kawasan lindung guna menjaga fungsi hidrologis (sumber air) warga.