TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - FRS (37), "Bang Jago" pengendara Kawasaki Ninja yang memukul pemotor di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, ternyata positif narkoba.
Kondisi tersebut ketahuan setelah FRS tertangkap dan dites urin.
"Jadi untuk tes urin kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba jenis sabu," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026).
Kepada polisi, pelaku FRS mengaku menggunakan narkoba sebelum melakukan aksi penganiayaan terhadap korban berinisial AA.
Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan termasuk menggeledah rumah pelaku.
"Dia memakai katanya kemarin ya. Jadi untuk ini kita masih pengembangan, dari mana dia beli (narkoba), kemudian juga dengan siapa dia memakai, dan juga yang lain-lain. Yang jelas kita tindak lanjuti dan dikembangkan," ujar Nurma.
Adapun peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Nurma mengatakan, aksi penganiayaan itu bermula saat korban menegur pelaku berinisial FRS (37).
Korban berinisial AA merasa spakbor belakang motornya ditabrak beberapa kali oleh pelaku.
"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban spakbor belakangnya terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, sehingga korban menegur pelaku," kata Nurma.
Pelaku yang kesal akibat ditegur langsung memukul korban berkali-kali di bagian wajah menggunakan tangan kosong.
Nurma mengungkapkan, korban mengalami luka memar di bagian rahang kirinya.
"Mengakibatkan korban mengalami memar (bengkak) dan terasa sakit pada bagian rahang sebelah kiri," ungkap Kapolsek.
Sehari setelah peristiwa tersebut, polisi langsung menangkap pelaku di wilayah Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Sudah (ditangkap), di rumahnya di Cipedak," ujar Nurma.
Sebelumnya, video yang merekam aksi penganiayaan itu viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, korban mulanya mengendarai motor seperti biasa. Ia pun mengaku dipukul oleh orang tak dikenal.
Tak lama kemudian, pelaku yang juga mengemudikan motor tampak mendekat ke arah korban. Saat itu korban bertanya soal alasan pelaku melakukan pemukulan.
"Lu kenapa nampol gue bang?" kata korban.
"Yaudah video call bokap lu," jawab pelaku.
Pelaku pun terlihat memukul korban sebanyak dua kali. Korban tak membalas dan memilih untuk menjauh.
Pelaku tampak belum puas dan kembali menghampiri korban. Kali ini, ia menantang korban untuk membuka helm dan menepikan kendaraannya.
"Lu enggak tau siapa gue? Hah? Lu enggak tau?" tanya pelaku dengan nada menantang.
Korban mengaku tidak mengenal pelaku. Ia kemudian mempercepat laju motornya dan melanjutkan perjalanannya.