Minim Penumpang, Kapal Cepat Denpasar-Banyuwangi Berhenti Beroperasi
Ida Ayu Suryantini Putri July 07, 2026 02:31 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Operasional kapal cepat dengan rute Denpasar - Banyuwangi kini berhenti beroperasi.

Minimnya penumpang, disebutkan menjadi penyebab dihentikannya operasional kapal cepat yang bersandar di Pelabuhan Sira Angen Serangan, Denpasar ini.

Sebelumnya, penghentian sementara juga sempat dilakukan pada Oktober 2025 lalu dengan alasan perbaikan dan penyempurnaan. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, dihentikannnya operasional kapal cepat untuk sementara waktu ini karena minimnya jumlah penumpang. 

Baca juga: Rencana Penambahan Trip Kapal Roro ke Nusa Penida Bali, Perlu Pembuatan Regulasi

Menurutnya fenomena yang terjadi di lapangan, masyarakat Banyuwangi ataupun Jember yang balik dari Bali lebih suka memanfaatkan kendaraan pribadi lewat darat. 

Termasuk saat momen Lebaran lalu yang diharapkan bisa mendongkrak jumlah penumpang, ternyata belum bisa memenuhi keinginan tersebut. 

"Pertimbangan masyarakat Banyuwangi ataupun Jember saat itu tidak bisa berpegerian saat dikampungnya kalau tidak bawa kendaraan pribadi. Apalgi Lebaran kan jadi ajang silahturahmi, mereka mengunjungi sanak sodara saat hari raya," katanya. 

Untuk tujuan menyasar wisatawan pun kapal cepat ini diakuinya belum berhasil. 

Baca juga: Warga Banyuwangi Meninggal di Gilimanuk, Kondisi Melemah Saat Hendak Naik Kapal

Lantaran tidak banyak wisatawan dari Bali yang berkeinginan berwisata ke Kawah Ijen. 

Dengan itu, kata Sriawan, untuk sementara trayek kapal cepat Denpasar-Banyuwangi milik Bahari Express ini dihentikan sementara. 

Untuk beroperasi kembali dikatakannya masih melihat situasi dan ada kemungkinan untuk mengubah trayek. 

"Saat ini masih menyesuaikan trayek. Dilihat situasi dulu, kemungkinan akan ada perubahan trayek," jelasnya. 

Baca juga: LN Fortunate Coffee Kapal: Resto Hidangan Vegan dengan Konsep Cinta Alam dan Jiwa Bahagia 

Berdasar data penumpang, tercatat jumlah penumpang pada Juli 2025 lalu sebanyak 243 orang, lanjut Agustus 2025 tercatat 593 penumpang, September 772 penumpang dan Oktober ada perbaikan sementara sehingga tidak ada penumpang yang dilayani. 

Kemudian penyeberangan berlanjut pada bulan November dengan melayani 36 penumpang dalam sebulan. 

Kemudian Desember 825 penumpang dan Januari 2026 sebanyak 415 penumpang. 

Dengan kapasitas total 400 orang, jumlah tersebut masih minim penumpang.

Perdana, kapal cepat ini mulai beroperasi 23 Juli 2025 dari Pelabuhan Marina Boom (Banyuwangi) menuju di Pelabuhan Sire Angen, Serangan. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.