Besaran Terbaru Bansos JULI 2026, Ada Tambahan Bansos Pangan Lagi Nanti, Begini Cara Cek Statusnya
Dedy Herdiana July 07, 2026 05:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Finalisasi fiter data deretan Bantuan Sosial (Bansos) tahap III awal bulan Juli 2026, tengah berlangsung.

Dalam proses pencairan, terdaftar sebagai penerima bansos Juli 2026 tidak hanya sertamerta mengecek nama.

Pasalnya peserta harus benar-benar terdata, dan sesuai dengan ketentuan penerima bansos yang telah ditetapkan Kemensos.

Secara umum tercatat akan ada sekitar 96.8 juta jiwa yang ditanggung dalam bansos ini, namun seiring dengan perubahan sistem pada awal 2026, tercatat sebanyak 11 juta jiwa ditiadakan dari daftar penerimanya.

Bagi KPM yang menerima pencairan bansos di tahap sebelumnya, belum tentu mendapat bantuan lagi di tahap berikutnya.

Hal ini dikarenakan adanya faktor pemutahiran data yang dilakukan oleh pemerintah melalui Badan Pusat Statistik dengan pemadanan berbagai macam data di kementerian dan juga lembaga lainnya.

Sekedar info, saat ini proses pendataan sedang berjalan dan terhitung tinggal 3 hari kedepan pencairan akan berlangsung, tepat di tanggal 11 Juli 2026.

Selain pendataan, hal yang tak kalah penting diperhatikan dalam proses penerimaan bansos adalah, besaran bansos.

Baca juga: Bansos Pangan Juli 2026 Masih Diperpanjang ke Tahap 3, Cek Apakah Nama Anda Terdaftar?

Ya, besaran bansos jadi poin penting tiap penyaluran pada bulan berjalan.

Hal ini penting untuk memastikan nominal yang masuk sesuai dengan yang beredar dari Kemensos.

Lantas berapa besaran terbaru per bulan Juli 2026 ini?

Besaran Bansos Juli 2026

Besaran Bansos PKH Juli 2026

Besaran bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima, yakni:

Ibu hamil: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.
Anak usia dini 0-6 tahun: Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.
Siswa SD: Rp225 ribu per tahap atau Rp900 ribu per tahun.
Siswa SMP: Rp375 ribu per tahap atau Rp1,5 juta per tahun.
Siswa SMA: Rp500 ribu per tahap atau Rp2 juta per tahun.
Penyandang disabilitas berat: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun.
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta per tahap atau Rp10,8 juta per tahun.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Nilai bantuan yang diterima sebesar Rp200 ribu setiap bulan. Karena penyaluran dilakukan setiap tiga bulan sekali, penerima berpeluang memperoleh total Rp600 ribu dalam satu kali pencairan untuk periode Juli hingga September 2026.

Bantuan Pangan Beras

Penerima bantuan akan memperoleh 20 kilogram beras untuk satu periode waktu, yakni dua bulan.

Program Indonesia Pintar (PIP)

Besaran bantuan PIP berbeda-beda sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh, yakni:

SD/sederajat: Rp450 ribu per tahun.
SMP/sederajat: Rp750 ribu per tahun.
SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1,8 juta per tahun.

PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)

Besaran iuran yang ditanggung pemerintah mencapai Rp42 ribu per orang setiap bulan. Dengan demikian, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tanpa membayar iuran secara mandiri.

Baca juga: Bansos Beras 10 Kg Gratis Juli 2026 Mulai Disalurkan, Ini Wilayah dan Kriteria Penerimanya

Jadwal Penyaluran Bansos Juli 2026

Baik PKH maupun BPNT disalurkan empat kali dalam satu tahun atau setiap triwulan dengan jadwal sebagai berikut:

Tahap 1: Januari-Maret.
Tahap 2: April-Juni.
Tahap 3: Juli-September.
Tahap 4: Oktober-Desember.

Karena Juli menjadi awal triwulan ketiga, masyarakat yang memenuhi syarat dapat mulai menerima pencairan tahap ketiga secara bertahap sesuai wilayah masing-masing.

Ciri-ciri KTP yang Menjadi Penerima Bansos

Berikut penjelasan ciri-ciri KTP penerima bansos:

  1. Terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
    Kemensos menjelaskan bahwa penerima bantuan seperti PKH dan BPNT harus terdaftar dalam DTSEN. Basis data ini digunakan pemerintah untuk menentukan keluarga miskin atau rentan miskin yang berhak atas bantuan.
  2. NIK aktif dan sesuai data kependudukan
    NIK KTP harus aktif dalam sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kemensos menekankan pentingnya kesesuaian data KTP dengan Kartu Keluarga (KK) dan domisili karena data inilah yang diverifikasi untuk penyaluran bantuan.
  3. Masuk kategori miskin atau rentan miskin
    Calon penerima bantuan harus termasuk dalam kelompok miskin atau rentan, serta memiliki komponen prioritas seperti ibu hamil, balita, lansia, atau penyandang disabilitas berat. Hal ini didukung dengan kepemilikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  4. Tidak menerima bantuan ganda sejenis
    Kemensos juga menerapkan ketentuan penyaluran agar tidak terjadi penerimaan bantuan ganda. Data calon penerima selalu dicocokkan untuk mencegah tumpang tindih antarprogram bantuan.
  5. Alamat KTP domisili sesuai sistem Kemensos
    Data alamat KTP harus sesuai dengan domisili yang tercatat dalam sistem Kemensos. Perbedaan alamat sering menjadi penyebab pencairan bantuan gagal karena data tidak cocok saat dilakukan verifikasi otomatis oleh sistem penyaluran.

Baca juga: Cek Bansos Kemensos BPNT Juli 2026 dan Panduan Pencairan Tahap Ketiga

Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026

Melalui situs Cek Bansos Kemensos

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan data wilayah sesuai domisili.
  • Isi nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang muncul.
  • Klik tombol Cari Data.
  • Sistem akan menampilkan status penerima beserta jenis bantuan apabila nama terdaftar.

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
  • Login menggunakan akun yang telah terdaftar atau lakukan registrasi terlebih dahulu.
  • Pilih menu Cek Bansos.
  • Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP.
  • Isi kode verifikasi.
  • Klik Cari Data.
  • Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.