Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai karya-karya visual dalam kompetisi Color of Jakarta (COJ) 2026 merupakan dokumentasi berbagai pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta dalam satu tahun terakhir.
“Perbedaan serta keberagaman visual itu menunjukkan Jakarta terus berkembang. Kegiatan yang memotret berbagai aktivitas penuh warna di Jakarta ini mendapat dukungan penuh dari kami," kata Pramono di Balai Kota, Selasa.
Ia berharap ke depan COJ dapat mengabadikan pembangunan Jakarta seperti peningkatan akses transportasi publik menuju Jakarta International Stadium (JIS), pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras, serta pengembangan integrasi enam moda transportasi melalui pedestrian deck Dukuh Atas.
Menurutnya, karya visual dari sudut pandang warga mampu menampilkan wajah Jakarta yang terus berkembang menuju kota global.
"Sekarang Jakarta membandingkan dirinya dengan kota-kota global, bukan lagi dengan kota lain di Indonesia. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-71 dari 156 kota global dunia. Bahkan, dalam penilaian ibu kota negara di dunia, Jakarta menempati peringkat ke-53 dari 100 ibu kota, lebih baik daripada Washington D.C. dan Abu Dhabi," kata Pramono.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyetujui perluasan kepesertaan COJ 2027 dengan melibatkan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini ia putuskan berdasarkan usulan Ketua Dewan Juri Darwis Triadi.
Pada tahun ini, sebanyak 5.646 karya foto dari 894 peserta masuk dalam lima kategori, yaitu Jakarta Humanis, Jakarta Berbudaya, Jakarta Kontemporer, Jakarta Pesta dan Jakarta Berseri.
Sementara itu, kompetisi video diikuti 149 peserta dengan total 172 karya yang terbagi dalam kategori landscape, vertikal, dan AI.





