Beda Tangis Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Satu Gugur Satu Ukir Sejarah
Dwi Setiawan July 08, 2026 06:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Air mata dua megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, mewarnai babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan cerita yang bertolak belakang hanya dalam selang waktu satu hari.

Ronaldo menangis setelah Portugal dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026, sedangkan Messi menitikkan air mata usai membawa Argentina bangkit mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke babak perempat final.

Perbedaan makna di balik tangis kedua pemain itu pun menjadi sorotan karena sama-sama lahir dari pertandingan penuh emosi, tetapi berakhir dengan nasib yang berbeda.

Bagi Ronaldo, tangisan tersebut menjadi simbol berakhirnya perjalanan di panggung Piala Dunia, sementara bagi Messi, air mata itu menjadi luapan kebahagiaan setelah memimpin salah satu comeback paling dramatis di turnamen tahun ini.

Duel pengaruh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia 2026 memang terus menjadi perhatian karena keduanya kembali menjadi pusat cerita pada turnamen terbesar sepak bola dunia.

"Ronaldo dan Messi ini bisa dikatakan poros dunia ya, apalagi di Piala Dunia 2026 ini," kata Hamid Anwar selaku @analiskampungsebelah dalam diskusi Podcast Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah bertajuk: Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?.

Pernyataan tersebut kembali terbukti ketika kedua legenda itu sama-sama menjadi tokoh utama pada babak 16 besar, meski dengan akhir kisah yang sangat berbeda.

Air Mata Ronaldo Berujung Perpisahan

Cristiano Ronaldo lebih dulu meneteskan air mata setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar yang berlangsung sehari sebelum laga Argentina kontra Mesir.

Portugal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kebobolan gol penentu pada menit-menit akhir pertandingan sehingga mimpi Ronaldo membawa negaranya melangkah lebih jauh ikut sirna.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Ronaldo tidak mampu menyembunyikan kesedihannya karena perjalanan yang diyakini menjadi Piala Dunia terakhirnya berakhir dengan kekalahan.

Baca juga: Siapa yang Mampu Meredam Lionel Messi? Carlos Sanchez dan Kolombia Pernah Menemukan Caranya

Tangisan Ronaldo pun menggambarkan rasa kecewa mendalam karena gagal menutup karier di ajang Piala Dunia dengan hasil yang diharapkan.

Messi Menangis usai Ukir Sejarah

Berbeda dengan Ronaldo, Messi justru menangis setelah menjadi pahlawan kebangkitan Argentina saat menghadapi Mesir.

Argentina sempat tertinggal dua gol setelah kebobolan dari Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko, bahkan Messi lebih dulu gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.

Namun, Messi mampu bangkit dengan menyumbang satu assist untuk gol Cristian Romero sebelum mencetak gol penyeimbang yang menghidupkan harapan Argentina.

Kebangkitan La Albiceleste akhirnya disempurnakan Enzo Fernandez melalui gol kemenangan pada masa injury time yang memastikan Argentina menang 3-2 dan lolos ke perempat final.

lihat foto
KONVOI – Ratusan anggota Fans Argentina Jayapura Papua (FAJ-P) melakukan konvoi keliling Kota Jayapura, Selasa (16/6/2026), sebagai bentuk dukungan kepada Tim Nasional Argentina yang berlaga pada Piala Dunia 2026.

Begitu pertandingan berakhir, Messi langsung menitikkan air mata sebelum diangkat rekan-rekannya sebagai bentuk penghormatan atas kepemimpinannya di lapangan.

Mantan gelandang Manchester United, Roy Keane, ikut menyoroti kontrasnya momen emosional yang dialami Ronaldo dan Messi dalam dua hari beruntun.

"Kemarin saya melihat air mata kesedihan Ronaldo dan hari ini saya melihat air mata kebahagiaan Messi," ujar Roy Keane mengutip ITV.

Keane juga memuji semangat juang Argentina yang mampu bangkit dari situasi sulit hingga membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan.

"Argentina tidak pernah menyerah dan itulah alasan mengapa kita mencintai sepak bola," lanjutnya.

Selain membawa Argentina lolos ke delapan besar, Messi juga menorehkan sejumlah rekor baru setelah mencetak gol kedelapan di Piala Dunia 2026 untuk memimpin daftar top skor sementara.

Messi kini mengoleksi total 21 gol sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia sekaligus memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang tersebut.

Kapten Argentina itu juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun di fase gugur Piala Dunia, sejak edisi Qatar 2022 hingga Piala Dunia 2026.

Tak hanya itu, koleksi sembilan assist membuat Messi melampaui Diego Maradona sebagai pemain Argentina dengan jumlah assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.