Jakarta (ANTARA) - Polsek Jatinegara menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian pagar besi pembatas taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Saat adanya aksi viral pencurian pagar besi tersebut, seorang pria berinisial CAT (30) kami berhasil amankan kemarin (7/7) siang," kata Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu di Mapolsek Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu.
Penangkapan itu dilakukan setelah pihak kepolisian menerima dan langsung menindaklanjuti informasi mengenai video yang beredar di media sosial itu.
Jajaran Polsek Jatinegara melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan di flyover Kampung Melayu.
"Begitu mendapat informasi yang viral itu, kami langsung melakukan cek TKP dan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan semalam, kami berhasil memetakan kelompok pelaku yang diduga melakukan pencurian tersebut," ujar Bayu.
Kemudian, pelaku CAT diamankan sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Terminal Kampung Melayu saat tengah makan di sebuah warung Tegal (warteg).
Penangkapan itu berlangsung ketika pelaku berusaha bersembunyi karena mengetahui adanya pengecekan dari pihak Kecamatan Jatinegara bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Pelaku saat tau ada pengecekan, langsung kabur, bersembunyi, tapi kita sudah tau tempatnya. Begitu dia keluar dari tempat persembunyiannya, anggota kami langsung mengamankan yang bersangkutan," jelas Bayu.
Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Sebelumnya, warga mengeluhkan pagar besi di taman bawah kolong flyover Kampung Melayu itu raib digondol komplotan pencuri dalam empat hari terakhir.
"Seminggu lalu, pagarnya masih ada, tapi beberapa hari ini, sekitar tiga sampai empat hari sudah habis, cepat sekali hilangnya pagarnya sama pencuri," kata warga sekitar bernama Ana (38) di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (7/7).
Komplotan pelaku itu membawa peralatan berupa linggis dan palu untuk melepaskan pagar besi dari tempatnya.
Setelah dibongkar, besi-besi tersebut langsung diangkut dengan menggunakan bajaj yang sudah menunggu di sekitar lokasi.





