Bung Ropan Soroti Rekam Jejak Shin Tae-yong: Di Korea Dipecat, Target Juara Persija Dinilai Berat
Wahyu Septiana July 08, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan alias Bung Ropan memberikan pandangan terkait posisi pelatih Shin Tae-yong (STY) yang saat ini menahkodai Persija Jakarta.

Bung Ropan menilai ekspektasi tinggi yang dibebankan kepada Shin Tae-yong perlu disikapi secara realistis.

Menurutnya, memburu gelar juara pada musim pertama bukan perkara mudah.

Bung Ropan menilai pengalaman Shin Tae-yong di level klub internasional masih minim sehingga membutuhkan waktu untuk membangun fondasi tim.

Pandangan tersebut disampaikan Bung Ropan dalam sebuah diskusi sepak bola Locker Room Okezone.

Pengalaman Melatih

Pandangan Bung Ropan, rekam jejak Shin Tae-yong sebagai pelatih klub belum cukup menjadi jaminan Persija bisa langsung bersaing memperebutkan gelar.

Bung Ropan mengingatkan sebelum menerima tantangan di Indonesia, Shin Tae-yong baru sekali menangani klub di luar kompetisi Korea Selatan.

"Kalau mau juara dengan pemain-pemain yang baru, saya pikir berat. Karena dia untuk menangani klub di luar Korea baru satu kali, baru Indonesia ini," kata Bung Ropan, dikutip dari Youtube Okezone.

SHIN TAE-YONG - Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut pada Senin (8/6/2026) dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara.
SHIN TAE-YONG - Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut pada Senin (8/6/2026) dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino/Gerald Leonardo Agustino)

Ia menilai proses adaptasi dengan karakter pemain, atmosfer kompetisi, hingga pembentukan permainan membutuhkan waktu sehingga target juara dinilai terlalu dini jika dipasang sejak awal.

Singgung Pemecatan Shin Tae-yong

Selain menyoroti pengalaman kepelatihan, Bung Ropan juga mengungkit perjalanan karier Shin Tae-yong ketika masih berkiprah di Korea Selatan.

Menurutnya, publik Indonesia seharusnya melihat rekam jejak pelatih secara utuh, termasuk ketika Shin Tae-yong harus mengakhiri pekerjaannya lebih cepat di klub asal negaranya.

"Di Korea saja dipecat, baru dua bulan. Kalau dia hebat enggak mungkin dipecat. Kita di sini dibangga-banggain," ujar Bung Ropan.

Ia kemudian mengingat kembali respons yang diterima Shin Tae-yong setelah kiprahnya bersama Korea Selatan di ajang Piala Dunia.

"Ini orang Korea benar, turun dari Piala Dunia saja dilempar telur kok," kata Bung Ropan.

Tawaran Melatih

Bung Ropan juga menyoroti pernyataan Shin Tae-yong yang beberapa kali mengaku memperoleh tawaran melatih dari sejumlah negara.

Menurutnya, apabila memang tersedia peluang yang lebih baik, semestinya kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan.

"Dia selalu ngomong dapat tawaran dari beberapa negara, tetapi tidak mau, lebih suka di sini. Kalau ada tawaran lebih tinggi, ambil dong," tuturnya.

Persija Harus Sabar Bangun Tim

Meski melontarkan sejumlah kritik, Bung Ropan tidak menutup peluang Shin Tae-yong membawa Persija berkembang.

Ia justru meminta manajemen maupun suporter memberikan waktu kepada pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk menyusun kerangka permainan sebelum menuntut prestasi.

Sebagai perbandingan, Bung Ropan mencontohkan proses yang pernah dilalui Jurgen Klopp ketika mulai membangun Liverpool.

Menurutnya, sebuah tim membutuhkan proses sebelum mampu menjadi penantang gelar.

PELATIH PERSIJA JAKARTA - Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Macan Kemayoran di JIS, Senin (8/6/2026).
PELATIH PERSIJA JAKARTA - Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Macan Kemayoran di JIS, Senin (8/6/2026). (Youtube Persija Jakarta)

"Jangan langsung dituntut juara. Bangun dulu timnya. Musim kedua atau ketiga baru realistis bicara soal gelar," tutup Bung Ropan.

Menurutnya, Shin Tae-yong membutuhkan waktu untuk membangun fondasi tim, apalagi jika benar akan melakukan perombakan besar dalam skuad Persija. 

"Kalau untuk target juara, menurut saya enggak di musim pertama. Lebih realistis di musim kedua atau musim ketiga," ujar Bung Ropan.

 "Kalau nanti datang delapan atau sembilan pemain baru dan semuanya merupakan pilihan Shin Tae-yong, tentu mereka akan lebih diprioritaskan bermain. Akibatnya banyak pemain muda yang tersingkir dari starting eleven," katanya. 

Target Juara Persija

Di sisi lain, Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca menyebut, Persija mencari pelatih yang memiliki pengalaman tinggi, disiplin kuat, serta komitmen penuh untuk membawa tim bersaing di papan atas kompetisi domestik dan pentas Asia.

Prapanca juga ingin sang pelatih bersedia terlibat aktif dalam pengembangan pemain muda yang menjadi aset masa depan klub. 

"Kami berharap pelatih ini mempunyai komitmen untuk mengantar Persija ke posisi teratas di liga dan juga di Asia. Pelatih yang punya pengalaman tinggi, komitmen, disiplin, dan akan terlibat dalam pengembangan pemain muda," ujar Prapanca.

Berita Lainnya

Baca juga: TRANSFER Mariano Peralta ke Persib Makin Dekat, Pengamat Sebut Maung Bandung Sulit Disaingi

Baca juga: Pemprov DKI Buru Rayap Besi Gondol Fasum Jakarta, Pramono: Kami Akan Tangkap Pelakunya! 

Baca juga: Rayap Besi Beraksi Lagi, Pramono Akui Jakarta Tak Bisa 100 Persen Bebas Kriminalitas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.