TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Rabu 8 Juli 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Mazmur 67:5.
67:5 Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
Tema perenungan adalah Karena Allah Adil, Bersukacita dan Bersorak-Sorailah.
Khotbah:
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Dalam kehidupan sebagai keluarga, tentu anak-anak akan merasa senang, tenang dan puas ketika orang tua dapat bersikap adil kepada mereka.
Sehingga dengan keadilan yang dirasakan, anak-anak akan bersukacita.
Sama halnya dalam pekerjaan, para pekerja (karyawan) akan merasa senang ketika memiliki atasan yang adil.
Begitu pun dengan kehidupan sebagai orang Kristen, kita bersukacita sebab Tuhan Allah berkuasa dan selalu menyatakan kebenaran dan keadilan bagi kita.
Firman Tuhan Allah hari ini mengundang kita untuk menemukan sumber keadilan yang sejati, yaitu berasal dari Tuhan Allah sendiri.
"Sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi".
Kata memerintah dalam kata kerja ibrani yang sama "syafat" yang artinya "memerintah, menghakimi".
Itu berarti Tuhan Allah memerintah sekaligus menghakimi seluruh bangsa dengan keadilan-Nya.
Dalam ayat ini, pemazmur menyampaikan seruan kepada semua suku-suku bangsa untuk bersukacita dan bersorak-sorai karena pemerintahan-Nya yang adil.
Keadilan Tuhan Allah itu absolut dan sempurna.
Keadilan adalah salah satu dari sifat-Nya, sehingga itu tidak bisa dipisahkan.
Dan ayat ini juga menunjukkan bahwa Tuhan Allah menuntun dan menyertai umat-Nya untuk menikmati berkat-Nya.
Untuk itu segala bangsa diajak untuk memuliakan Dia dengan sorak-sorai.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati oleh Tuhan Yesus.
Dalam kehidupan sebagai keluarga Kristen, kita dipanggil untuk bersukacita dan bersorak-sorai dalam setiap keadaan.
Sebab ketika kita selalu memuji Tuhan Allah dan bersukacita di dalam-Nya, akan membuat kita tidak terfokus pada masalah-masalah yang sedang kita hadapi, melainkan kita akan terfokus pada kasih dan kebaikan Tuhan Allah yang adil.
Oleh karena itu, marilah kita hidup dalam sukacita, hidup memuliakan Dia yang sudah memberikan berkat-Nya
untuk kita nikmati sebagai orang-orang percaya. Amin.
Sumber: dodokugmim.com