Toyota Raize Mobil Pertama Lewati Jl Beton Aroepala Makassar, Resmi Dibuka Hari Ini Setelah 2 Bulan
Imam Wahyudi July 08, 2026 05:22 PM

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Sekitar dua bulan tersiksa dengan kemacetan yang berdebu, pelintas Jl Aroepala antara jembatan satu dan dua, akhirnya mengucap alhamdulillah.

Sekitar pukul 09.00 Wita, Rabu (8/7/2026), lajur kanan dari arah Jl Hertasning, Makassar, Sulsel, yang sudah dibeton akhirnya dibuka.

Panjang ruas jalan yang dibeton sekitar 900 meter.

Selama proses betonisasi lajur tersebut, pengendara harus melewati lajur kiri yang belum dibeton.

Tingginya volume lalu lintas yang harus melewati lajur kiri ditambah kondisi jalannya berlubang dan bergelombang, menyebabkan antrian panjang kendaraan pada jam sibuk, pagi dan sore hari.

Untuk jalur dari arah Gowa, meski lajur kanan juga sudah dibeton, namun belum dibuka karena masih proses pengeringan. 

Kini, setelah lajur kanan yang sudah dibeton dibuka, meski tetap hanya satu lajur, namun arus lalu lintas dari arah Jl Hertasning sudah lancar karena kondisi jalan mulus.

Tribun Timur kebetulan melewati jalan ini tak lama setelah penutup jalan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam video yang diunggah di akun Facebook Andi Sudirman Sulaiman, gubernur meresmikan penggunaan jalan beton baru itu dengan melepas pita merah putih berbahan plastik yang melintang di bahu jalan.

"Hari ini tepat sudah hari ke-28. Umur beton sudah bisa dibuka untuk open traffic. Bismillahi rahmani rahim," kata Andi Sudirman dalam video, sebelum membuka pita yang melintang di badan jalan.

Setelah itu, dia mempersilakan pengendara lewat.

Pada video terlihat, mobil Toyota Raize kelir putih yang pertama kali melewati jalan tersebut.

Sementara itu, dalam wawancara dengan Tribun-Timur.com,  Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Rosyadi, mengatakan umur beton sudah cukup untuk dilalui kendaraan.

Ketebalan Lean Concrete (LC) atau lapisan dasar beton beton Jl Aroepala sekitar 10 centimeter sedangkan beton rigid setebal 30 centimeter. 

Lean concrete merupakan campuran beton yang memiliki proporsi yang lebih rendah dari semen dan air dibandingkan dengan beton biasa. 

Lapisan Ini sering digunakan sebagai dasar atau sub-base dalam konstruksi jalan.

Tujuan lean concrete memberikan kerapatan yang cukup mendukung struktur beton di atasnya.

Setelah itu lapisan atasnya disebut rigid beton yakni konstruksi jalan yang menggunakan pelat beton semen sebagai lapisan permukaan utama.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.