TRIBUNSTYLE.COM - Konflik antara presenter Ruben Onsu dan adiknya, Jordi Onsu, kembali menjadi perhatian publik.
Hubungan kakak beradik yang sejak lama dikabarkan merenggang itu kini semakin disorot di tengah kisruh Ruben dengan mantan istrinya, Sarwendah.
Nama Jordi ikut terseret dalam polemik tersebut. Ia dinilai sejumlah pihak turut mencampuri persoalan Ruben dan Sarwendah, sehingga situasi semakin memanas.
Sorotan kian menguat setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan Jordi mengaku menyimpan rahasia besar sang kakak yang belum banyak diketahui publik.
Pernyataan itu rupanya meninggalkan luka mendalam bagi Ruben.
Baca juga: Bantah Cemburu, Ruben Onsu Justru Minta Giorgio Segera Nikahi Sarwendah, Singgung Soal Karma
Perasaan tersebut diungkapkan Ruben saat berbincang dengan mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada.
Dalam kesempatan itu, Ruben menyampaikan isi hatinya kepada sang adik.
“Kalau untuk dia ya, sekarang lu hebat, udah sukses, lu berhasil keren,” ujar Ruben mengawali, dikutip dari YouTube Nanda Persada, Rabu (8/7/2026).
Meski hubungan keduanya tengah memanas, Ruben menegaskan dirinya tidak pernah menyimpan niat buruk ataupun mendoakan hal yang tidak baik untuk Jordi.
“Ya alhamdullah, bahkan sampai gue shalat pun nggak ada gue ucap jahat ke elo.”
“Untuk gue berdoa yang jahat untuk lo, nggak ada,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ruben juga mengingat kembali perjuangannya saat membantu sang adik hingga bisa menikmati hasil kerja kerasnya.
“Tapi gue cuma pengin bilang, sebelum air hujan itu kena ke kepala lo, keringet gue lah yang menutup, supaya elo nggak kena,” ucapnya.
Ruben kemudian mengungkapkan bahwa dirinya pernah bekerja keras demi mengumpulkan uang untuk membelikan Jordi sebuah kendaraan sebagai bentuk perhatian dan dukungannya kepada sang adik.
“Gue membelikan elo sebuah kendaraan, itu padahal gue nggak ada duit, tapi gue bangga adik gue punya kendaraan,” bebernya.
Seburuk apa pun Jordi, Ruben berusaha mengangkat derajat sang adik.
Kini, presenter berusia 42 tahun itu berharap Jordi buka mata dengan apa yang sudah dilalui bersama.
“Jadi ingat napak bumi, kalau elo ingat tentang gue yang buruknya, bagaimana saya buruknya kamu, bagaimana ketika disepelekannya kamu, tapi bukan saya rendahkan kamu, tapi saya bertekad mengangkat derajatmu,”
“Karena ingat, kita bukan anak orang kaya, kita bukan orang berada, tapi kita orang yang serba cukup,” katanya.
Hidup tanpa orang tua, menjadikan Ruben tegas dan bertanggung jawab terhadap Jordi.
Karena biar bagaimanapun, ia dan Jordi adalah sedarah.
“Jadi di darahmu pernah ada keringat saya, yang pernah saya berikan, karena kamu adik, kita sudah yatim piatu.”
“Jadi kalau saya keras, karena kamu tidak ada lagi leader-nya, wajin diingatkan,”
“Jadi mau bagaimanapun, itu kamu garisnya tetap darah dagingnya sama,” tandasnya.
Kini Jordi mengaku memiliki rahasia besar sang kakak dan mengancam akan membongkarnya, Ruben berharap dia bisa mengambil pelajaran ketika situasi itu suatu saat berbalik kepadanya.
“Kalau kamu anggap itu sebuah hal punya rahasia besar, oh iya nanti ketika kamu dipermalukan orang lain lebih dari itu, belajar lagi!” tuturnya.
Rupanya bukan hal yang mudah bagi Ruben membahas soal Jordi.
Luka hati yang begitu dalam membuat dada Ruben terasa sesak.
“Jadi rasa lukanya saya, ini demi Allah ini saya ngomong ini, saya sakit sekali dada saya, untuk membahas anak itu,” pungkasnya.
Kekecewaan pun dirasakan Ruben tatkala sang adik tak ada iktikad untuk meminta maaf kepadanya.
Hingga kini pintu maafnya sudah tertutup untuk sang adik.
"Ada lu mau datang? Ha? Lu ngucap maaf, lu mau datang, ada nggak?," cecar Ruben.
"Hati gue pun sudah tertutup," tambahnya.
Ruben menilai Jordi terlalu angkuh.
"Karena ngelihat sok hebatnya dia," beber Ruben.
Ayah tiga anak itu mengisyaratkan telah memendam luka hati yang begitu dalam terhadap Jordi.
"Jadi kalau lu tanya dalamnya luka gue, gue udah nggak mau tau gue," ucapnya.
Presenter berusia 42 tahun itu pun mengaku tak bangga kini masalah keluarganya menjadi konsumsi publik.
Namun menurutnya, ia harus menjelaskan kepada khalayak apa yang sebenarnya terjadi di tengah berbagai isu miring yang dialamatkan padanya.
"Gue cuma mau bilang, gue tidak pernah bangga dengan sebuah keributan."
"Tapi karena ini udah terlalu sana sini, izinkan gue menjelaskan versi gue," katanya.
(Tribunnews.com/Yurika)