Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps meminta pemain-pemainnya tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang saat menghadapi Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026.

"Kedua tim memiliki kekuatan di semua lini. Kami memang cukup efektif, tetapi seharusnya bisa lebih baik lagi. Terkadang Anda menciptakan enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di kesempatan lain hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi gol. Yang terpenting adalah efisiensi," kata Deschamps seperti dilaporkan The Strait Times pada Kamis.

Meski Les Bleus menjadi tim paling produktif dalam turnamen ini dengan 14 gol, Deschamps menilai efektivitas penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.

Prancis melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Paraguay 1-0 berkat penalti Kylian Mbappe di babak 16 besar.

Mbappe kini telah mencetak tujuh gol, hanya kalah dari kapten Argentina Lionel Messi yang memimpin daftar top skor sementara dengan delapan gol.

Selain Mbappe, lini depan Prancis diperkuat Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola yang sejauh ini menjadi salah satu trisula serangan paling berbahaya dalam turnamen ini sejauh ini.

Namun, Deschamps menegaskan Maroko lawan yang jauh berbeda dibanding Paraguay. Menurutnya, semifinalis Piala Dunia 2022 itu kini telah berkembang menjadi salah satu kandidat kuat juara.

"Kami pernah menghadapi mereka empat tahun lalu di semifinal. Mereka juga tampil di final Piala Afrika dan memiliki banyak pemain berkualitas. Mereka tidak datang ke sini hanya untuk bermain, tetapi untuk menang. Kami harus siap memberikan performa terbaik melawan tim yang hebat ini," ujarnya.