Jakarta (ANTARA) -

Petenis kualifikasi tuan rumah Arthur Fery melanjutkan kiprah sensasionalnya di Kejuaraan Wimbledon 2026 setelah menyingkirkan petenis Top 10 dunia Flavio Cobolli dengan skor 6-4, 7-6(4), 6-0 pada perempat final, Rabu.

"Rasanya semakin baik di setiap pertandingan. Saya benar-benar tidak percaya. Luar biasa bisa bermain di Centre Court untuk kedua kalinya dan meraih kemenangan kedua. Saya benar-benar tidak percaya," kata Fery seusai pertandingan dikutip dari ATP.

Kemenangan tersebut membawa Fery yang memulai turnamen dari babak kualifikasi lolos ke semifinal Grand Slam untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Petenis berusia 23 tahun itu juga memperpanjang kisah mengejutkannya di Wimbledon setelah datang ke London hanya dengan bekal enam kemenangan di level tur.

Fery tampil tenang menghadapi Cobolli yang lebih diunggulkan. Setelah mengamankan set pertama berkat satu-satunya break pada gim ke-10, petenis Inggris itu sempat tertinggal 0-2 pada set kedua.

Namun, ia mampu segera bangkit untuk memaksakan tie-break sebelum memenanginya melalui serangkaian reli panjang yang berlangsung sengit.

Momentum tersebut membuat Fery semakin percaya diri pada set ketiga. Bermain konsisten dari baseline, ia hampir tidak memberi kesempatan kepada Cobolli untuk mengembangkan permainan.

Fery mengonversi tiga dari tujuh peluang break point yang diperolehnya pada set penentuan untuk memastikan kemenangan dalam waktu dua jam 14 menit.

Kemenangan itu sekaligus mengulang hasil pertemuan pertama mereka di Australia Open 2026 awal musim ini, ketika Fery juga berhasil mengalahkan Cobolli.

"Saya pernah mengalahkan Flavio di Australia awal tahun ini dan itu memberi saya kepercayaan diri bahwa saya bisa melakukannya lagi,” ujar Fery.

"Meskipun ini pertama kalinya saya bermain di perempat final, sementara dia sudah pernah mencapai fase itu di Grand Slam, kemenangan sebelumnya memberi saya keyakinan. Saya sangat gugup sebelum pertandingan, tetapi saya terus berjuang hingga garis akhir."

Dengan hasil tersebut, Fery yang kini menempati peringkat 114 dunia menjadi semifinalis tunggal putra dengan peringkat terendah di Wimbledon sejak Goran Ivanisevic menjuarai Grand Slam lapangan rumput itu sebagai petenis peringkat 125 dunia pada edisi 2001.

Fery juga mencatatkan namanya sebagai petenis putra Inggris kelima yang mencapai semifinal Wimbledon pada era tenis modern atau Open setelah Roger Taylor, Tim Henman, Andy Murray, dan Cameron Norrie.