Jakarta (ANTARA) -

Unggulan ke-12 Marta Kostyuk melangkah ke semifinal Wimbledon untuk pertama kalinya setelah mengalahkan unggulan ke-13 Jasmine Paolini dengan skor 6-3, 6-2 pada pertandingan perempat final di Centre Court, Rabu.

Hasil tersebut membawa Kostyuk ke semifinal Grand Slam kedua secara beruntun sekaligus menyamai pencapaian terbaik petenis Ukraina di Wimbledon.

"Pertama kali bermain di lapangan yang luar biasa ini benar-benar seperti mimpi yang menjadi kenyataan," kata Kostyuk usai pertandingan dikutip dari laman Wimbledon.

"Saya hanya ingin menikmati momen di Centre Court dan memberikan pertandingan yang bagus. Bermain di hadapan stadion yang penuh selalu luar biasa."

Kemenangan itu juga menempatkan Kostyuk selangkah lagi untuk menjadi petenis Ukraina pertama yang mencapai final nomor tunggal putri Wimbledon.

Sebelumnya, pencapaian terbaik petenis Ukraina di turnamen lapangan rumput Grand Slam tersebut adalah semifinal yang dua kali dibukukan Elina Svitolina.

Pada perempat final, Kostyuk tampil dominan sejak awal laga dengan mengandalkan groundstroke yang agresif serta pergerakan yang solid.

Ia merebut break pertama pada gim kelima set pembuka sebelum kembali mematahkan servis Paolini pada gim kesembilan untuk merebut set pertama dengan skor 6-3.

Permainan petenis Ukraina itu tidak mengendur pada set kedua. Kostyuk kembali mencatatkan break pada gim keempat dan kedelapan untuk mengunci kemenangan 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama 69 menit.

Sepanjang pertandingan, Kostyuk tidak menghadapi satu pun break point dan hanya sekali dipaksa bermain deuce dalam delapan gim servisnya. Ia juga mampu memanfaatkan empat dari delapan peluang break point yang diperoleh.

Sementara itu, Paolini yang merupakan finalis Wimbledon 2024 kesulitan menemukan ritme permainan. Petenis Italia tersebut membukukan 26 kesalahan sendiri dan delapan winner, sedangkan Kostyuk mencatatkan 19 winner dengan jumlah kesalahan sendiri yang sama.

Kemenangan atas Paolini menjadi kemenangan ke-21 Kostyuk dalam 22 pertandingan terakhirnya di tur WTA.

Pada semifinal, ia akan menghadapi unggulan kesembilan Linda Noskova untuk memperebutkan satu tempat di final Grand Slam pertamanya.

Kostyuk unggul 1-0 dalam rekor pertemuan setelah mengalahkan Noskova pada perempat final Madrid Open pada Mei lalu.

"Dia benar-benar lawan yang tangguh. Dia tidak mudah menyerah," kata Noskova dalam konferensi pers pasca pertandingan, dikutip dari WTA.

"Dia mencoba bermain secepat dan seagresif mungkin. Kami pernah bertanding di Madrid, yang tidak berjalan dengan baik bagi saya. Saya tidak merasa terlalu nyaman di lapangan. Saya pasti akan mencoba mengubah beberapa hal kali ini."