- Timnas Prancis mendapatkan kabar kurang baik jelang menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Pasalnya FIFA resmi menolak banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise pada laga babak 16 besar melawan Paraguay.
Dengan keputusan ini, Michael Olise terancam absen di partai semifinal jika ia kembali mengantongi kartu kuning dalam laga perempat final krusial menghadapi Maroko.
Meski begitu Prancis tetap memiliki skuad mewah dengan kedalaman pemain yang mumpuni.
"Di Piala Dunia sekarang, Mbappe punya peran sebagai pemain nomor sembilan alias target man," ujar football enthusiast, Gigih W dalam Podcast Super Taktik Tribunnews di Karanganyar Jawa Tengah.
"Dibantu pemain sekelas Dembele dan Olise, Mbappe tetap akan menjadi tumpuan bagi Deschamps,"
"Deschamps ini kan tipe pelatih seperti Ancelotti, ia akan membangun kualitas timnya dengan pemain kunci yang ia miliki, dan kalau di Prancis, ya Kylian Mbappe," lanjutnya.
Sebelumnya, FFF merasa memiliki dasar kuat untuk pengajuan banding terkait insiden pelanggaran kontra Paraguay.
Berdasarkan tayangan ulang video menunjukkan Olise dianggap hanya memegang jersey Matías Galarza sebelum pemain lawan itu menjatuhkan diri sambil memegangi wajah.
Selain itu alasan kuat banding lainnya terutama setelah FIFA mengambil keputusan kontroversial dengan menangguhkan hukuman satu pertandingan yang dijatuhkan kepada penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Namun banding tersebut ditolak oleh FIFA. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, dalam konferensi pers, Kamis (9/7/2026).
"Tidak ada perubahan dengan kartu kuning Olise," ujar Deschamps, dikutip dari ESPN.
"Kami menerima keputusan dari FIFA pagi ini bahwa kartu kuning Olise tetap berlaku," sambungnya.
Akibatnya, Michael Olise kini berada dalam ancaman hukuman apabila kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko.
Jika hal itu terjadi, pemain Bayern Munchen tersebut akan absen apabila Prancis berhasil melaju ke babak semifinal.
Sementara itu, Deschamps juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi gelandang Aurelien Tchouameni.
Pemain Real Madrid tersebut sebelumnya absen saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 karena mengalami cedera pangkal paha.
Namun, kondisinya mulai membaik dan berpeluang kembali memperkuat Les Bleus saat menghadapi Maroko.
"Dia merasa lebih baik. Dia satu-satunya pemain yang masih harus saya pantau, tetapi kondisinya membaik," ujar Deschamps.
"Dia mungkin bisa mengikuti latihan hari ini. Saya akan melihat perkembangannya nanti. Semua pemain lain siap bermain," sambungnya.
Selain itu, pelatih berusia 57 tahun tersebut juga memastikan Kylian Mbappe berada dalam kondisi siap bertanding.
Sebelumnya, Mbappe sempat menjadi sorotan setelah terlibat kontroversi dengan senator Paraguay, Celeste Amarilla.
Penyerang Real Madrid itu melontarkan kritik keras kepada Amarilla melalui media sosial menyusul komentarnya setelah Paraguay disingkirkan Prancis di babak 16 besar.
Meski demikian, Deschamps menegaskan polemik tersebut tidak memengaruhi kondisi mental sang kapten.
"Kylian baik-baik saja," tegas Deschamps.
"Apa pun yang terjadi, saya tidak ingin melihat ke belakang dan memikirkannya. Dia adalah pemain yang sangat kuat secara mental maupun fisik."
"Fokusnya sepenuhnya tertuju pada pertandingan besok. Kylian dalam kondisi baik, begitu juga seluruh pemain lainnya," tegas Deschamps.
Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Boston, Jumat (10/7/2026) Pukul 03.00 WIB.
Laga tersebut sekaligus menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika Les Bleus berhasil mengalahkan Maroko untuk melaju ke partai final.
https://www.tribunnews.com/superskor/7851859/kabar-buruk-timnas-prancis-jelang-lawan-maroko-fifa-tolak-banding-soal-michael-olise