Kecelakaan maut tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Madiun km. 8-9 tepatnya pertigaan masuk Dukuh Tenggang termasuk Desa Babadan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Jatim, Kamis (9/7/2026) dini hari pukul 00.30 wib.
Dilaporkan dalam kecelakaan maut yang melibatkan 2 sepeda motor dan 1 mobil, dilaporkan satu orang meninggal dunia di lokasi.
“Satu korban meninggal dunia atas nama Kadeni. Saat berkendaraan memang tidak menggunakan helm,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Abdul Kholik, Kamis (9/7/2026).
Dia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tkp. Dari hasil olah tkp, awalnya Kadeni mengendarai kendaraan Yamaha Jupiter berplat nomor AE 4883 UA.
Saat itu warga Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jatim berjalan dari arah selatan atau Ponorogo menuju utara atau Madiun.
Saat di lokasi, Kadeni berniat belok ke kanan atau arah timur. Namun nahasnya dari arah utara atau Madiun ada sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi KT-6847-KG dikemudikan Khusnul Alif Hadi Setiawan.
Kadeni yang mengendarai Yamaha Jupiter ditabrak samping Khusnul yang mengendarai Kawasaki Ninja.
Kadeni jatuh dibadan jalan sebelah timur. Tidak sampai disitu, nahasnya dari arah utara adda kendaraan Toyota Avanza dengan nomor polisi L-1908-EW dikemudikan Muhammad Ilham El Azka.
Kendaraan Toyota Avanza dikendalikan Muhammad Ilham El Azka berjalan ke kanan masuk ke sawah yang berada di barat jalan.
“Jadi Kadeni itu habis ditabrak samping lalu terjatuh kemudian ditabrak mobil. Kadeni meninggal dunia di lokasi, mengalami luka kepala kanan robek, tangan kanan dan kiri lecet, kaki kiri patah tulang terbuka, kaki kanan lecet, Meninggal Dunia di TKP,” terangnya.
Sedangkan Khusnul pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja mengalami luka jari telunjuk tangan kiri patah, tangan kanan lecet, kondisi sadar.
“Untuk yang sopir mobil tidak mengalami luka. Semua kendaraan sudah kami amankan ke kantor unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” tegasnya.
Mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan ini mengatakan untuk penyebab utamanya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk pengendara sepeda motor Ninja Kawasaki dan Toyota Avanza kami amankan terlebih dahulu. Untuk kami mintai keterangan,” pungkasnya.