Gara-Gara Cicak, Listrik di Sejumlah Wilayah Lubuklinggau Sempat Padam 3 Kali Sehari
Yandi Triansyah July 09, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Aliran listrik di beberapa wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, sempat mengalami pemadaman hingga tiga kali sehari.

Pihak PLN UP3 Lubuklinggau mengungkapkan bahwa gangguan padamnya listrik di wilayah penyulang golf tersebut disebabkan oleh faktor eksternal, yakni adanya hewan cicak yang masuk ke jaringan.

Manager PLN UP3 Lubuklinggau, Moch Julnansyah Nugroho, memastikan bahwa saat ini proses perbaikan telah rampung dan pasokan listrik ke wilayah terdampak sudah kembali beroperasi dengan normal.

"Kemarin sempat terjadi pemadaman pada penyulang golf karena gangguan hewan cicak, sehingga membuat jaringan trouble," ujar Julnansyah kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Julnansyah menjelaskan, durasi pemadaman sempat memakan waktu cukup lama karena petugas di lapangan harus menyusuri jaringan secara mendetail.

Pada penyusuran awal, titik gangguan sempat tidak ditemukan sebelum akhirnya petugas mendapati seekor cicak yang memicu korsleting pada sistem jaringan.

Lebih lanjut, Julnansyah memaparkan bahwa pemadaman listrik secara umum terbagi menjadi dua jenis. Pertama adalah pemadaman terencana yang bersifat pemeliharaan rutin dan terjadwal.

Kedua adalah pemadaman tidak terencana yang murni disebabkan oleh gangguan alam, cuaca buruk, maupun hewan.

Sementara itu, Manager ULP PLN Lubuklinggau, Achmat Meiledy, menambahkan bahwa karakteristik gangguan listrik di setiap wilayah berbeda-beda.

Untuk area pusat kota, gangguan justru lebih sering dipicu oleh aktivitas burung. Sementara untuk wilayah pinggiran seperti Jukung dan Air Kati, penyebab utama didominasi oleh faktor tanam tumbuh atau pohon yang menyentuh kabel udara.

"Untuk mengantisipasi wilayah Jukung Air Kati, sampai saat ini kami sudah menebang sebanyak 240 batang pohon dari berbagai jenis yang berpotensi mengganggu kabel jaringan," jelas Achmat.

Achmat mengimbau masyarakat untuk memahami bahwa sistem kelistrikan di Lubuklinggau saling terintegrasi dan sebagian sumber dayanya dipasok dari wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Komponen kelistrikan seperti Gardu Induk (GI), transmisi, dan konstruksi fisik memerlukan pemeliharaan berkala demi mencegah kerusakan yang lebih besar.

"Pengerjaan pemeliharaan kami lakukan berdasarkan skala prioritas. Durasi maksimal pemeliharaan biasanya memakan waktu berkisar 6 hingga 8 jam," tambahnya.

Pihak PLN Lubuklinggau mengapresiasi masyarakat yang kini semakin adaptif dan proaktif dalam mencari informasi resmi ketika terjadi pemadaman mendadak akibat faktor cuaca, seperti insiden pohon tumbang akibat hujan petir yang terjadi pada malam Minggu lalu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.