Alasan Menantu Bakar Rumah Mertua di PALI, Sakit Hati ke Suami yang Bakar Rumah dan Ambil Hartanya
Yandi Triansyah July 09, 2026 02:27 PM

SRIPOKU.COM, PALI — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengungkap motif di balik aksi nekat seorang wanita bernama Ayu Lestari (30) yang membakar rumah mantan mertuanya di Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan. 

Pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena dipicu rasa sakit hati yang mendalam terhadap mantan suaminya.

Kapolres PALI, AKBP Yunar Sirait, melalui Kasat Reskrim Iptu Dobi Hariyandri, mengonfirmasi bahwa aksi pembakaran tersebut dilatarbelakangan oleh konflik rumah tangga masa lalu. 

Pelaku merasa sakit hati karena pernah dianiaya oleh mantan suaminya, Febri, yang juga dituduh telah mengambil sejumlah barang milik anak mereka.

"Motif pelaku membakar rumah karena sakit hati. Pelaku nekat membakar rumah yang dalam keadaan kosong dengan cara menyiramkan bensin ke bagian dalam kamar tidur dan area bangunan lainnya," ujar Iptu Dobi saat memberikan keterangan, Kamis (9/7/2026).

Akibat siraman bensin tersebut, kobaran api dengan cepat merambat dan menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta perabotan di dalamnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, selain bangunan dan perabotan, terdapat uang tunai sebesar Rp30 juta yang ikut lumat terbakar. 

Uang tersebut merupakan sisa hasil penjualan lahan milik korban yang disimpan di bawah kasur kamar tidur.

Atas tindakan nekatnya, Ayu Lestari kini harus berhadapan dengan hukum. 

Pihak kepolisian menyatakan pelaku terancam hukuman berat akibat perbuatannya.

"Pelaku pembakaran rumah bakal terancam hukuman hingga 9 tahun penjara," jelas Iptu Dobi. 

Pelaku Sering Jadi Korban KDRT

Di sisi lain, pihak keluarga pelaku memberikan pembelaan terkait aksi nekat tersebut. 
Mira, adik kandung Ayu, membeberkan bahwa sebelum bercerai, kakaknya sering kali menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Febri. 

Bahkan, menurutnya, Febri sudah dua kali membakar rumah dan perabotan milik Ayu.

"Sebelum berpisah, Febri sering kali melakukan KDRT. Rumah dan seisi perabotan milik Ayu bahkan sudah dua kali dibakar oleh Febri," ungkap Mira.

Ia mengklaim bahwa Ayu sudah pernah melaporkan tindakan kekerasan dan pembakaran yang dilakukan Febri ke pihak kepolisian, namun laporan tersebut tidak kunjung ditindaklanjuti hingga akhirnya akumulasi kekesalan membuat Ayu nekat melakukan aksi balas dendam.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.