Kondisi Underpass Tak Sesuai Rencana Pembangunan Jalan Baru di Batutulis Bogor, JM Desak PT KAI
Ardhi Sanjaya July 09, 2026 03:03 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin terkejut melihat tebingan underpass Stasiun Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang belum diperbaiki.

Seharusnya perbaikan dilakukan Dirjen Perekerata Apian PT KAI.

Dalam perencanaan, tebingan ini harus diperbaiki karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan dan nantinya tetap dilalui oleh kendaraan jika jalan baru Batutulis selesai dibangun.

"Seperti yang saya ragukan di awal, kita khawatir trase selesai, turap yang di bawah, yang kewenangan PT KAI, belum ter-progress. Jadi saya penasaran makanya datang ke sini, sampai hari ini belum ada progress dan informasi baru DED," kata Jenal Mutaqin kepada TribunnewsBogor.com di Batutulis Bogor, Kamis (9/7/2026).

Jenal Mutaqin dengan tegas meminta perbaikan tebingan harus segera dilakuka .

"Kita sih tidak mau tahu ya. Saya mewakili masyarakat, ini selesai (jalan baru), PT KAI harus selesai. Karena, kalau tidak demikin sangat mengkhawatirkan. Jadi percuma ini beres, uang besar, menunggu lama, ada bencana yang berikutnya kita tidak maulah," tegasnya.

Jenal berharap, bulan Oktober 2026 nanti semua permasalahan akses di kawasan Batutulis bisa selesai.

"Kami sih positif berharap ikhtiar positive thinking-nya berbarenganlah. Karena ini target kita tuh Oktober harus selesai. Mungkin mereka ada durasi waktu kurang lebih 4 bulanlah untuk perbaikan itu. Mudah-mudahan dari DED itu tidak terlalu lama. Jadi kita pantau," ujarnya.

Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, bentuk  jalan baru ini sudah mulai tergambar.

Kiri kanan jalan ini dibuat seperti tebingan dan beberapa titik sudah mulai diperkuat menggunakan beton.

Alat berat di lokasi terus mengeruk lapisan tanah dan mengangkutnya ke dalam boks truk.

Beberapa besi besar sudah dipasang sebagai pondasi.

Saat ini pembangunan jalan baru Batutulis ini mencapai 22 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.