TRIBUNMANADO.CO, Manado – Manajemen RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran untuk sementara ditutup menyusul meninggalnya dr Adrian Rantung.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa penutupan sementara program pendidikan tersebut tidak berdampak pada pelayanan medis kepada pasien.
Seluruh layanan, termasuk pelayanan anestesi dan tindakan operasi, tetap berjalan sesuai standar operasional dengan mengutamakan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan.
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou melalui Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas, Dr. dr. Erwin Kristanto, SH, Sp.FM(K), mengatakan manajemen telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif sehingga operasional rumah sakit tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Kami memastikan seluruh layanan kesehatan tetap diberikan secara optimal dengan mengedepankan keselamatan pasien dan mutu pelayanan,” kata Erwin saat dihubungi, Kamis (8/8/2026).
Menurutnya, momentum penutupan sementara PPDS Anestesi juga menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan pendidikan dokter spesialis.
Ia menegaskan, peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Di saat yang sama, RSUP Kandou juga berkomitmen memperkuat sistem pendidikan kedokteran agar mampu melahirkan dokter spesialis yang kompeten, profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika profesi.
“Peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Di sisi lain, kami juga terus berupaya memperkuat sistem pendidikan agar menghasilkan tenaga medis yang kompeten, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.
Erwin menjelaskan, manajemen akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem pendidikan, sekaligus memastikan proses pembelajaran dan pelayanan kesehatan tetap berjalan sesuai regulasi, standar profesi, dan prinsip keselamatan pasien.
Kata dia, berbagai langkah pembenahan yang dilakukan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit, tetapi juga memperkuat tata kelola pendidikan dokter spesialis agar semakin akuntabel dan berkualitas.
“Evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, baik dalam aspek pelayanan maupun pendidikan. Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap RSUP Kandou semakin meningkat dan kualitas pendidikan dokter spesialis juga semakin baik,” katanya.
Ia menuturkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah proses evaluasi yang sedang berlangsung.
Rumah sakit berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang semakin profesional bagi calon dokter spesialis.
“Kami terus berkomitmen terhadap pelayanan prima dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan akan terus menghadirkan layanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sembari mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi calon dokter spesialis,” tandasnya.
(TribunManado.co.id/Fer)