Jadi Cahaya Harapan, PKBM IGMAM Generasi Kreatif Manokwari Lepas 64 Lulusan Pertama
Hans Arnold Kapisa July 09, 2026 05:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) IGMAM Generasi Kreatif menggelar acara penamatan Angkatan I bertajuk Pradipta pada Kamis (9/7/2026).

Sebanyak 64 peserta didik dari Program Paket A, Paket B, dan Paket C resmi dinyatakan lulus setelah menempuh proses pembelajaran selama satu tahun.

Ketua Yayasan IGMAM Generasi Kreatif, Iptu Olvin Lucyana Rondonuwu, menjelaskan tema Pradipta dipilih karena bermakna "cahaya" yang diharapkan menjadi simbol harapan bagi para lulusan.

"Pradipta artinya cahaya. Harapan kami, anak-anak yang lulus dapat menjadi cahaya dan membawa manfaat bagi orang lain," ujarnya.

Dari total lulusan, 36 peserta berasal dari Program Paket C, 20 peserta dari Paket B, dan 8 peserta dari Paket A. Selama satu tahun, mereka mengikuti kegiatan belajar dua kali sepekan, setiap Senin dan Sabtu.

Baca juga: Buka Puasa Bersama, PKBM IGMAM Teguhkan Komitmen Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah

Olvin menegaskan PKBM IGMAM Generasi Kreatif hadir sebagai wadah pendidikan nonformal bagi masyarakat yang putus sekolah atau belum menyelesaikan pendidikan formal. Seluruh peserta didik tidak dipungut biaya. 

"Sekolah ini gratis. Untuk acara penamatan, pembiayaan dilakukan secara swadaya oleh siswa sesuai kemampuan masing-masing," jelasnya.

Ia berharap lulusan Paket C dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memanfaatkan ijazah untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

"Kami berharap anak-anak bisa melanjutkan kuliah atau menggunakan ijazah ini untuk meraih masa depan yang lebih baik," tuturnya.

Meski terus berkembang, PKBM IGMAM Generasi Kreatif hingga kini belum memiliki gedung sendiri.

Baca juga: Olvin Rondonuwu, Sosok Polisi Wanita Menyalakan Cahaya Pendidikan di Papua Barat

Kegiatan belajar masih memanfaatkan ruang pinjam pakai di SMA Negeri 1 Prafi dan fasilitas Gereja Manyosi di Kota Manokwari.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah maupun provinsi untuk penyediaan ruang kelas permanen.

"Kami berharap pemerintah bisa melihat kebutuhan ini. Masih banyak anak putus sekolah yang membutuhkan layanan pendidikan seperti ini," katanya.

Olvin juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari yang selama ini mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal di PKBM IGMAM Generasi Kreatif.

"Dinas Pendidikan luar biasa mendukung kami. Kami berterima kasih kepada Kepala Dinas, khususnya Kabid PAUD dan PNF, atas perhatian dan dukungannya," pungkasnya.

Dengan dukungan semua pihak, PKBM IGMAM Generasi Kreatif diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak putus sekolah maupun masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan di Kabupaten Manokwari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.