Imbas Perkelahian Maut Pelajar di Pasar Manna Bengkulu Selatan, RT Hidupkan Kembali Pos Kamling
Rita Lismini July 09, 2026 06:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Pihak RT setempat menyayangkan terjadinya perkelahian yang berujung maut di depan sebuah warung di kawasan Jalan Letnan Jahidin, Sudut Lupis, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar asal Desa Gindo Suli, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, Reyfando Arifqi (17), meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk.

Sekretaris RT Sudut Lupis, Angga, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut benar terjadi pada malam hari. Menurutnya, warung yang berada di lokasi kejadian memang kerap menjadi tempat berkumpul anak muda dan biasanya masih buka hingga larut malam.

“Selama ini memang warung itu sering dijadikan tempat nongkrong, tetapi baru kali ini terjadi perkelahian yang sampai menimbulkan korban jiwa. Setahu kami, para pelaku maupun korban bukan warga Sudut Lupis atau warga Pasar Manna, melainkan pendatang dari luar,” ujar Angga saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (9/7/2026).

Angga menjelaskan, pada malam kejadian dirinya bersama beberapa rekannya juga sempat berada tidak jauh dari lokasi pada malam kejadian.

Namun karena kejadian sudah larut malam mereka tidak mengetahui adanya perkelahian tersebut dan baru mengetahui kejadian itu pada pagi hari setelah mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian.

Berikan Imbauan, Rencanakan Hidupkan Pos Kamling

Angga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja yang masih sering berkumpul hingga larut malam. Menurutnya, pengawasan dari keluarga sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Selain itu, pihak RT berencana mengaktifkan kembali kegiatan pos kamling sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan Sudut Lupis.

“Kegiatan pos kamling akan kami susun kembali bersama warga. Harapannya, dengan adanya pos kamling, keamanan lingkungan bisa lebih terjaga dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ungkap Angga.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas di sekitar tempat tinggal agar tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.