BANGKAPOS.COM - Peserta asal Pangkalpinang, Bhita berhasil melangkah ke babak final audition ajang pencarian bakat Dangdut Academy 8.
Bitha memastikan tiket menuju babak berikutnya setelah tampil memukau di hadapan para juri dalam grup 5.
Ia menjadi salah satu dari enam peserta yang dinyatakan lolos pada babak tersebut.
Selain Bitha, lima peserta lain yang berhasil melanjutkan perjalanan di kompetisi dangdut bergengsi itu yakni Azzio dari Serdang, Fitri dari Makassar, Kira dari Bandung, Naila dari Banyumas, serta Tazier dari Langkat.
Dalam penampilannya, Bitha membawakan lagu berjudul "Pada Siapa". Penampilan peserta asal Pangkalpinang tersebut berhasil menarik perhatian para juri karena dinilai mampu membawakan lagu dengan penghayatan yang kuat serta teknik vokal yang matang.
Baca juga: Rencana Penerapan Smart Parking di Pangkalpinang Buat Juru Parkir Khawatir
Bitha bahkan berhasil mendapatkan lima standing ovation (SO) dari seluruh juri.
Respons positif tersebut menunjukkan bahwa penampilannya mampu memberikan kesan kuat di panggung Dangdut Academy 8.
Tidak hanya memberikan penilaian tinggi, juri Nassar juga terlihat sangat menikmati penampilan Bitha.
Saking puasnya dengan aksi panggung peserta asal Pangkalpinang itu, Nassar bahkan sampai mengangkat kursinya sebagai bentuk apresiasi.
Nassar menilai Bitha berhasil menyampaikan pesan lagu dengan baik melalui ekspresi dan kemampuan vokalnya.
"Kamu sadar nggak kenapa saya sampai begitu? Karena kamu hit note, aku suka banget. Ini yang aku maksud, kamu bisa mengekspresikan lagu dan berhasil menyampaikan pesan dari lagu tersebut," kata Nassar, dikutip dari YouTube Indosiar, 6 Juli 2026.
Menurut Nassar, salah satu hal yang membuat penampilan Bitha menonjol adalah kemampuannya dalam mengontrol nada dan menyampaikan emosi lagu.
Bitha dinilai tidak hanya bernyanyi, tetapi juga mampu membuat penonton ikut merasakan cerita dari lagu yang dibawakannya.
Pujian juga datang dari juri Soimah. Ia mengapresiasi keberanian Bitha tampil di panggung besar tanpa menunjukkan rasa takut maupun keraguan.
Soimah menilai Bitha mampu menjaga kualitas vokal, mengatur pernapasan, serta membawakan lagu dengan tempo yang tepat.
"Tanpa ada takut dan ragu, ini yang kita harapkan, walaupun di depan ada juri dan penonton, ketika menyanyi titik koma jelas, pengambilan nafas sesuai, tidak buru-buru dan tepat," tambah Soimah.
Lolosnya Bitha ke final audition Dangdut Academy 8 menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pangkalpinang. Keberhasilannya menunjukkan bahwa talenta penyanyi dangdut dari daerah mampu bersaing di panggung nasional.
Dengan dukungan dari para juri dan penampilan yang mendapat banyak apresiasi, Bitha kini akan melanjutkan perjuangannya untuk meraih hasil terbaik dalam kompetisi Dangdut Academy 8.
Nabhita Aurelia atau akrab disapa Bhita, perwakilan Bangka Belitung (Babel) berhasil lolos Final Audition di ajang bergengsi Dangdut Academy 8 (D’Academy 8) Indosiar.
Keberhasilan yang diraih Bitha tersebut membuka peluang besar baginya untuk melangkah lebih jauh di panggung nasional.
Dikutip dari unmuhbabel.ac.id, Nabhita Aurelia adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) semester empat Program Studi Ilmu Komputer (Ilkom).
Bhita merupakan putri dari Hotijah, sementara ayahnya diketahiui telah meninggal dunia.
Usut punya usut, sebelum mengikuti ajang DA8, Bhita ternyata pernah memenangkan kontes menyanyi Corla Idol yang diadakan oleh TikToker Bunda Corla. Ia pun meraih juara 1 pada Bulan Mei 2026.
Berhasil meraih golden ticket dalam ajang Dangdut Academy 8, Bitha mendapat apresiasi dari pihak kampus.
Ditemani sang ibu, Bitha berkunjung ke ruang kerja Rektor Unmuh Babel, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., Sabtu, 20 Juni 2026.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Rektor dan juga Ketua Program studi Ilkom, Yudistira Bagus Pratama, M.Kom., yang turut mengapresiasi pencapaian mahasiswi berbakat tersebut.
Rektor menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Bhita.
Menurutnya, keberhasilan mendapatkan golden ticket tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik kampus serta Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, Bhita mendapatkan golden ticket kegiatan lomba Dangdut Academy (D8) Indosiar. Luar biasa, dari Bangka Belitung khususnya dari kampus kita ini ada mahasiswi yang berprestasi seperti ini. Kita dukung, kita support, mudah-mudahan Bhita bisa sukses dan menjadi juara serta tetap berkarakter,” ujar Fadillah.
Lebih lanjut, ia berharap Bhita dapat menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, bahwa prestasi dapat diraih tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan identitas diri.
Rektor juga berpesan agar Bhita senantiasa menjaga akhlak, hijab, serta membawa citra positif sebagai bagian dari keluarga besar Unmuh Babel.
“Karakternya sebagai warga Unmuh Babel harus tetap terjaga, menjaga hijab dan akhlaknya. Semoga bisa menjadi duta kampus untuk menyampaikan hal-hal positif, khususnya bagi Negeri Serumpun Sebalai,” tambahnya.
Tidak hanya memberikan apresiasi, Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika Unmuh Babel dan masyarakat Bangka Belitung untuk bersama-sama memberikan doa serta dukungan kepada Bhita selama mengikuti kompetisi yang disiarkan secara nasional tersebut.
“Semoga masuk final dan dapat juara,” harapnya.
Sementara itu, Bhita mengaku bersyukur atas dukungan yang terus mengalir dari keluarga, kampus, dan masyarakat.
Ia berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik di setiap tahap kompetisi serta membawa nama Bangka Belitung dengan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan dukungan dari semuanya. Semoga saya selalu bisa memberikan penampilan terbaik. Saya ingin terus berjuang dan meraih prestasi, karena salah satu impian terbesar saya adalah membahagiakan serta mengangkat derajat orang tua yang masih tinggal satu-satunya, ibu yang selalu menjadi kekuatan dalam setiap langkah saya,” pungkas Bhita.
(Bangkapos.com)