Sugioto Apresiasi Aksi Donor Darah Hakka Kalbar-TNI AU, Sebut Sangat Vital Stabilkan Stok Darah PMI
Mirna Tribun July 09, 2026 06:27 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Perkumpulan Hakka Kalimantan Barat sekaligus Hari Bakti TNI AU ke-79, Hakka Kalbar berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi bakti sosial donor darah dan pengobatan tradisional. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Hakka Kalbar (Tulou), Pontianak, pada Kamis (9/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Aksi sosial berskala besar ini menargetkan pengumpulan hingga 1.000 kantong darah guna membantu mengamankan stok darah di wilayah Kalimantan Barat.

Antusiasme Tinggi dari Berbagai Elemen

Berdasarkan pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat dan berbagai instansi untuk mendonorkan darah sangat luar biasa.

Baru dua jam kegiatan berjalan, tercatat sudah ada sekitar 240 kantong darah yang terkumpul, dengan jumlah pendaftar yang telah menembus angka 1.000 orang.

"Kelihatannya dari donor darah itu luar biasa karena Hakka berkolaborasi sama Angkatan Udara, menargetkan sekitar 1.000 kantong darah. Antusias masyarakat luar biasa, termasuk dari Angkatan Udara, Angkatan Darat, Kepolisian, dan yang lain-lain," ujar Ketua Hakka Kalbar, Mulyadi.

Ia menambahkan, melihat tingginya jumlah pendaftar, panitia siap memperpanjang agenda donor darah ini hingga esok hari jika proses tidak selesai dalam satu hari.

"Dengan aksi donor darah ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan stok darah di PMI dan menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan," lanjutnya.

DONOR DARAH - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Perkumpulan Hakka Kalimantan Barat sekaligus Hari Bakti TNI AU ke-79, Hakka Kalbar berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi bakti sosial donor darah dan pengobatan tradisional. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Hakka Kalbar (Tulou), Pontianak, pada Kamis (9/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
DONOR DARAH - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Perkumpulan Hakka Kalimantan Barat sekaligus Hari Bakti TNI AU ke-79, Hakka Kalbar berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi bakti sosial donor darah dan pengobatan tradisional. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Hakka Kalbar (Tulou), Pontianak, pada Kamis (9/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIRNA/Mirna)

Banjir Hadiah Lucky Draw

Sebagai bentuk terima kasih dari panitia, pendonor mendapatkan Paket sembako berupa Beras 5 kg, Gula 1 kg, Minyak Makan 1 liter dan sertifikat.

Untuk menambah menyemarakkan acara sekaligus mengapresiasi para pendonor, panitia menyediakan beragam hadiah menarik. 

Ketua Hakka Kalbar, Mulyadi, mengungkapkan bahwa para peserta donor darah berkesempatan memenangkan hadiah melalui undian lucky draw.

Beberapa hadiah menarik yang disediakan di antaranya Kulkas dan Televisi (TV), Mesin Cuci dan Dispenser, Sepeda, Kompor Gas, Rice Cooker, serta Kipas Angin.

PMI Berikan Apresiasi Tertinggi

Apresiasi mendalam datang dari Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak, dr. Handanu.

Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Hakka Kalbar dan TNI AU atas inisiasi aksi kemanusiaan ini.

Menurutnya, kebutuhan darah di Kota Pontianak sangat tinggi, yakni mencapai 200 kantong per hari.

"Hari ini diperkirakan bisa menyuplai 500 hingga 1.000 kantong. Mudah-mudahan kegiatan hari ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di rumah sakit Kota Pontianak," kata dr. Handanu.

FOTO BERSAMA - Pengurus PMI Kota Pontianak, Sugioto foto bersama Ketua Hakka Kalbar dan Ketua Panitia Donor Darah di Rumah Hakka Kalbar (Tulou), Pontianak, pada Kamis (9/7/2026).
FOTO BERSAMA - Pengurus PMI Kota Pontianak, Sugioto foto bersama Ketua Hakka Kalbar dan Ketua Panitia Donor Darah di Rumah Hakka Kalbar (Tulou), Pontianak, pada Kamis (9/7/2026). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIRNA/Mirna Tribun)

Hal senada disampaikan oleh pengurus PMI Kota Pontianak, Sugioto, yang akrab disapa Rico. 

Ia menyatakan bahwa PMI sangat terbantu dengan kegiatan ini.

"Kami dari PMI telah menurunkan tenaga profesional serta perlengkapan standar demi memastikan proses donor berjalan aman dan higienis," ujarnya.

Rico mengingatkan bahwa ketersediaan darah adalah kebutuhan vital yang tidak bisa ditawar bagi pasien persalinan, korban kecelakaan, penderita kanker, hingga pasien talasemia.

 Ia berharap langkah Hakka Kalbar dan TNI AU ini dapat memicu organisasi atau yayasan lain untuk melakukan hal yang sama.

“Semoga ini menjadi contoh bagi komunitas, perusahaan, maupun instansi lain. Semakin banyak tangan yang terulur, semakin banyak nyawa yang bisa diselamatkan. Satu kantong darah saja bisa menyelamatkan hingga tiga nyawa sekaligus,” tutur Rico. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.