TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di tingkat daerah.
Sebelumnya lembaga antirasuah itu 'obok-obok' Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Selasa (30/6/2026) dini hari, hingga Bupati Suhardiman Amby ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.
Dua hari berlalu, KPK kembali menggelar OTT di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dalam operasi ini, Bupati Langkat, Syah Afandin ditangkap, pada Kamis (2/7/2026).
Terbaru, KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Etik Suryani, pada Kamis (9/7/2026) malam.
Hasil pantauan TribunSolo.com, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut digiring ke Mapolrestabes Solo untuk diperiksa.
Etik Suryani menjalani pemeriksaan sekitar delapan jam, mulai dari pukul 23.00 WIB hingga Jumat subuh.
Rencananya pagi ini ia bersama empat orang lainnya akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan ini.
Dugaan sementara, OTT KPK di Sukoharjo terkait pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah.
“Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi dalam keterangannya.
Baca juga: Rompi Hitam Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat Kena OTT KPK hingga Diperiksa 8 Jam di Polresta Solo
Dirangkum dari infopemilu.kpu.go.id, Etik Suryani, lahir di Surakarta, 15 Maret 1963.
Sedangkan terkait riwayat pendidikan, ia dimulai dari SD Negeri No. 85 Tegalmulyo, Surakarta pada 110610–11075.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP IX Surakarta pada 1975–1979, kemudian bersekolah di SMA Negeri Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada 1979–1982.
Pada jenjang perguruan tinggi, Etik Suryani meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Universitas Surakarta setelah menempuh pendidikan pada 2005–2010.
Ia kemudian melanjutkan studi ke STIE AUB Surakarta dan memperoleh gelar Magister Manajemen (M.M.) pada 2018 setelah menempuh pendidikan selama 2016–2018.
Dalam perjalanan kariernya, Etik Suryani pernah menjabat sebagai Bupati Sukoharjo untuk periode 2020–2024.
Selain berkiprah di pemerintahan, Etik Suryani juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan.
Ia menjabat sebagai Ketua Tim Pembina PKK Kabupaten Sukoharjo pada periode 2010–2015, kemudian kembali dipercaya menjadi Ketua Tim Pembina TP PKK Kabupaten Sukoharjo pada periode 2015–2020.
Etik Suryani juga mengemban amanah sebagai Penasehat Dharma Wanita Kabupaten Sukoharjo selama dua periode berturut-turut, yakni 2010–2015 dan 2015–2020.
Di bidang pendidikan anak usia dini, ia menjabat sebagai Ketua Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo pada periode 2010–2015 dan kembali memimpin organisasi tersebut pada periode 2015–2020.
Selain itu, Etik Suryani juga tercatat sebagai Penasehat Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Kabupaten Sukoharjo selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2015–2020.
Etik Suryani bukan wajah baru di panggung perpolitikan Kabupaten Sukoharjo.
Ia merupakan istri dari Bupati Sukoharjo periode 2010–2015 dan 2016–2021, Wardoyo Wijaya.
Pada 2020, Etik Suryani memutuskan ikut jejak sang suami dengan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan menggandeng Agus Santosa.
Ketika itu, keduanya menang dari pasangan Joko Santosa-Wiwaha Aji.
Etik Suryani mengulang kesuksesannya menjadi orang nomor satu di Sukoharjo di Pilkada 2024.
Kali ini, ia menjadikan Eko Sapto Purnomo sebagai wakilnya.
Pasangan yang didukung 12 partai politik itu melawan kotak kosong.
Pada akhirnya, Etik-Eko menang dengan perolehan suara sebanyak 3110.1023 suara sah, sementara kolom kosong memperoleh 1510.256 suara sah.
Keduanya kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2025.
Baca juga: BREAKING NEWS: KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani
Selama menjabat sebagai Bupati Sukoharjo, Etik Suryani sudah menorehkan sejumlah prestasi.
Berikut daftarnya:
(Tribunnews.com/Endra)(TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)