TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gedung Pusat Oleh-Oleh Mamuju yang berada di Pasar Baru, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, sudah lama tidak difungsikan. Kini, bangunan tersebut dimanfaatkan warga sebagai lokasi menambatkan hewan ternak.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi pada Jumat (10/7/2026), beberapa ekor sapi terlihat diikat pada pohon yang berada di depan gedung tersebut.
Di sisi bangunan juga tampak tumpukan kotoran sapi dan karung berisi pakan ternak.
Kondisi itu mengindikasikan lokasi tersebut kerap dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan hewan ternak milik warga.
Baca juga: Gedung Pusat Oleh-Oleh Mamuju Terbengkalai, Cat Mengelupas hingga Dipenuhi Rumput Liar
Baca juga: Diduga Baut Roda Lepas, Bus Penumpang Rute Pinrang-Palu Terjun ke Jurang di Pasangkayu
Kondisi ini semakin memperlihatkan tidak berfungsinya gedung yang awalnya dibangun sebagai pusat penjualan produk oleh-oleh khas Mamuju.
Rumput liar yang tumbuh lebat di sekitar bangunan diduga menjadi salah satu alasan lokasi tersebut dimanfaatkan sebagai tempat menambatkan sapi.
Seorang pedagang di Pasar Baru Mamuju, Kifli, mengaku tidak mengetahui siapa pemilik ternak yang berada di lokasi tersebut.
"Saya kurang tahu punya siapa, tapi kan banyak rumput jadi enak simpan di situ," kata Kifli kepada wartawan Tribun-Sulbar.com.
Selain dimanfaatkan sebagai tempat menambatkan ternak, kondisi bangunan juga tampak memprihatinkan.
Cat dinding mengelupas, halaman dipenuhi rumput liar, serta sampah terlihat berserakan di sejumlah titik.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menata kembali dan mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Pusat Oleh-Oleh Mamuju agar kembali berfungsi sesuai peruntukannya dan tidak terus terbengkalai.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati