Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu, Mardianto berharap sinergi antara BBPOM, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Tengah terus diperkuat.
Harapan tersebut disampaikannya saat prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kepala BBPOM di Palu digelar di Aula Posintomu, Kantor BBPOM di Palu, Jl Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Enau Jadi Bintang Tamu Penutupan Festival Danau Lindu 2026, Siap Hibur Pengunjung di Sigi
Dalam kesempatan itu, Mardianto resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Musthofa Anwari setelah memimpin BBPOM di Palu sejak 22 September 2023.
Selanjutnya, ia mendapat amanah baru sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM di Pangkalpinang.
Mardianto mengatakan berbagai capaian yang diraih BBPOM di Palu selama masa kepemimpinannya tidak lepas dari dukungan seluruh jajaran pegawai serta kolaborasi yang terjalin dengan berbagai pihak.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah kabupaten dan kota, unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, instansi vertikal, akademisi, organisasi profesi, pelaku usaha, media massa, hingga seluruh mitra kerja selama ini mendukung pengawasan obat dan makanan di Sulawesi Tengah.
"Saya yakin dan menyadari, selama menjalankan tugas, setiap capaian yang telah diraih bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kerja sama, dedikasi, profesionalisme, dan komitmen seluruh jajaran Balai Besar POM di Palu, serta dukungan luar biasa dari para pemangku kepentingan dan rekan-rekan lintas sektor," ujar Mardianto.
Menurutnya, tantangan pengawasan obat dan makanan ke depan akan semakin kompleks sehingga kolaborasi lintas sektor harus terus dipertahankan dan diperkuat.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Kepala BBPOM di Palu baru demi meningkatkan perlindungan masyarakat.
Baca juga: Hanya Dua Kampus di Sulsel, UMI Dipercaya Jadi Mitra Pendidikan Anggota Reskrim
"Berbagai capaian yang telah kita raih selama ini merupakan hasil dari semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terus-menerus kita bangun. Saya berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus dipertahankan dan semakin diperkuat demi mewujudkan perlindungan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan yang efektif, profesional, dan terpercaya," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mardianto juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin BBPOM di Palu masih terdapat kekurangan, baik dalam perkataan, sikap, maupun pengambilan keputusan.
Ia turut mengucapkan selamat kepada Musthofa Anwari kini dipercaya memimpin BBPOM di Palu.
Menurutnya, Musthofa memiliki pengalaman dan kompetensi untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
Mardianto juga mengajak seluruh jajaran BBPOM di Palu untuk memberikan dukungan kepada pimpinan baru agar pelayanan kepada masyarakat serta pengawasan obat dan makanan di Sulawesi Tengah dapat terus berjalan optimal.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Jumat 10 Juli 2026, Emas Antam Naik Jadi Rp2,650,000 per Gram, Ini Rinciannya
"Saya percaya, di mana pun kita bertugas, tujuan kita tetap sama, yaitu memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara melalui pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," tuturnya.(*)