Berkah Muktamar NU ke-35 untuk Warga Tambakberas Jombang, Rumah Pribadi Disewakan Jadi Penginapan
Samsul Arifin July 10, 2026 02:14 PM

 


Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG  - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mulai membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. 

Menjelang agenda yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 itu, rumah-rumah warga di kawasan Tambakberas mulai diburu calon tamu dari berbagai daerah.

Permintaan penginapan tidak hanya menyasar hotel dan rumah kos.

Sejumlah rumah pribadi di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, juga mulai dipesan untuk menampung peserta, peninjau, hingga tamu undangan Muktamar NU ke-35.

Warga bahkan menerima banyak telepon dan pesan WhatsApp dari calon penyewa yang menanyakan ketersediaan rumah.

Sebagian di antaranya telah melakukan pemesanan lebih dari satu bulan sebelum pelaksanaan muktamar.

Tingginya minat tersebut membuat sejumlah pemilik rumah rela meninggalkan hunian mereka sementara waktu.

Mereka memilih tinggal bersama orang tua, saudara, atau keluarga lain agar rumahnya dapat digunakan oleh tamu yang datang dari luar daerah.

Siti Nur Hayati, salah satu warga Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, mengaku rumahnya mulai banyak dilirik sejak Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ditetapkan sebagai lokasi Muktamar NU ke-35.

“Alhamdulillah, sekarang mulai banyak yang mencari rumah. Sudah ada juga yang melakukan pemesanan,” ucapnya kepada TribunJatim.com, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Gus Salam: Kebanggaan bagi Jombang

Warga Rela Pindah Sementara Demi Menyambut Tamu Muktamar NU

Tak hanya rumah kosong yang menjadi incaran calon penyewa. Rumah yang masih ditempati pemilik juga turut diburu karena lokasi penginapan di sekitar pesantren dinilai strategis dan dekat dengan pusat kegiatan muktamar.

Bagi Siti, meninggalkan rumah untuk sementara waktu bukan menjadi persoalan besar. Ia telah menyiapkan rencana untuk tinggal di rumah keluarga selama rumahnya disewa oleh tamu Muktamar NU ke-35.

“Insyaallah saya tinggal dulu di rumah adik dan orang tua selama rumah ini disewa,” ujarnya.

Kesediaan warga membuka rumah untuk para tamu menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam menyukseskan agenda nasional organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Di balik peluang ekonomi yang muncul, warga juga menyimpan rasa bangga karena wilayah mereka dipercaya menjadi tuan rumah.

Tarif Sewa Rumah di Tambakberas Jombang Capai Rp10 Juta

Meningkatnya kebutuhan akomodasi turut berdampak pada tarif sewa rumah warga.

Untuk masa menginap sekitar satu pekan, harga sewa rumah di kawasan tersebut berkisar antara Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Besaran tarif bergantung pada ukuran bangunan, jumlah kamar, serta fasilitas yang tersedia. Meski demikian, tingginya harga sewa tidak menyurutkan minat calon penyewa yang ingin tinggal dekat dengan lokasi Muktamar NU ke-35.

Lokasi Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir dan pusat kegiatan menjadi daya tarik utama. Banyak calon tamu memilih menginap di rumah warga karena dapat berjalan kaki menuju lokasi muktamar.

“Banyak tamu memilih berjalan kaki menuju lokasi muktamar dibanding harus mencari penginapan yang lebih jauh,” ungkapnya.

Calon penyewa datang dari berbagai daerah. Ada yang lebih dulu menghubungi pemilik rumah melalui WhatsApp, sementara sebagian lainnya datang langsung untuk melihat kondisi rumah sebelum memastikan pemesanan.

Ponpes Bahrul Ulum Siap Sambut Sekitar 6.000 Muktamirin

Muktamar NU ke-35 diperkirakan akan dihadiri sekitar 6.000 peserta resmi, peninjau, serta tamu undangan dari berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara.

Besarnya jumlah tamu membuat kebutuhan penginapan di Jombang meningkat tajam.

Sementara itu, kapasitas hotel di Kabupaten Jombang dinilai belum cukup untuk menampung seluruh tamu yang akan hadir.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, mengatakan pihaknya telah membentuk tim kecil sebagai tindak lanjut atas penetapan pesantren tersebut sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35 oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Alhamdulillah kami sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, termasuk TribunJatim.com, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (8/7/2026).

Menurut Gus Rozak, jumlah tamu yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 6.000 orang yang terdiri dari peserta, peninjau, dan tamu undangan.

Karena itu, seluruh unsur pesantren berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan muktamar.

“Hasil rapat internal kami menegaskan bahwa seluruh keluarga besar pesantren akan all out menjadi tuan rumah yang baik. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh muktamirin,” katanya.

Di tengah persiapan menyambut ribuan tamu, rumah-rumah warga di sekitar Tambakberas pun menjelma menjadi penginapan sementara. Muktamar NU ke-35 bukan hanya menghadirkan tambahan penghasilan bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi hingga ke lingkungan permukiman.

Bagi warga Tambakberas, perhelatan tersebut menjadi momentum kebersamaan, peluang ekonomi, sekaligus harapan baru bagi masyarakat sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.