Kantor Kejari Barru Sepi, Pengamanan Tetap Dijaga Dua Petugas
Ansar July 10, 2026 03:08 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU – Aktivitas di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, tampak lengang pada Jumat (10/7/2026) menjelang siang.

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menerbitkan surat edaran tentang peningkatan kewaspadaan dalam menyikapi perkembangan situasi.

Surat bernomor R-696/D/Dip.4/07/2026 itu ditujukan kepada seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Kepala Cabang Kejaksaan Negeri di Indonesia.

Surat tersebut berisi lima poin himbauan kepada seluruh pihak yang ditujukan.

Diantaranya, melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi di wilayah hukum masing-masing, khususnya yang berpotensi adanya AGHT yang dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas Kejaksaan.

AGHT singkatan dari Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan.

Mengoptimalkan deteksi dini serta menyampaikan laporan secara cepat, berjenjang, dan komprehensif terhadap setiap perkembangan yang bersifat strategis.

Memperkuat pengamanan personel, aset, dokumen, dan fasilitas kantor sesuai tingkat kerawanan di wilayah masing-masing serta menjaga solidaritas internal.

Meningkatkan pengawasan melekat terhadap seluruh pegawai agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, netralitas, serta menghindari penyampaian komentar, pendapat, maupun informasi mengenai perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum sesuai prosedur dan ketentuan.

Melakukan pengelolaan informasi dan komunikasi publik secara terkoordinasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun ketertiban.

Kejari Barru berjarak sekitar 850 meter dari Tugu Empat Payung, salah satu ikon Kabupaten Barru.

Di sisi kanan kantor terdapat Rumah Jabatan Bupati Barru. Sementara di sisi kiri berdiri kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Markas Koramil 1405-06/Barru.

Adapun di bagian belakang kantor terdapat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru.

Kejari Barru dipimpin Erik Yudistira.

Ia dilantik Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, di Baruga Adhyaksa, Kantor Kejati Sulsel, Makassar, pada 27 Januari 2026.

Ia menggantikan Syamsurezky, kini menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Takalar.

Jajaran pejabat Kejari Barru di antaranya Kepala Seksi Intelijen Andi Moehammad Akram R, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Rini Wijaya, serta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Muhammad Taufik Wahab.

Berdasarkan pantauan Tribun-Timur.com, menjelang pelaksanaan salat Jumat tidak terlihat antrean masyarakat maupun aktivitas pelayanan yang biasanya berlangsung pada hari kerja.

Halaman depan kantor juga tampak kosong tanpa kendaraan yang terparkir.

Lalu lalang pegawai pun nyaris tidak terlihat.

Meski suasana sepi, pengamanan di pintu masuk tetap berlangsung. Dua petugas berjaga di pos pengamanan, terdiri atas seorang anggota Keamanan Dalam (Kamdal) dan seorang personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).

Sekitar pukul 10.50 Wita, seorang petugas Kamdal terlihat kembali ke pos sambil membawa kantong plastik berisi dua kotak makan siang dan beberapa gelas air minum kemasan.

Suasana mulai berubah sekitar pukul 11.00 Wita. Sebuah mobil berwarna hitam memasuki halaman kantor dan melaju menuju area dalam Kejari Barru.

Petugas Kamdal yang berjaga, Jufri, mengatakan kendaraan tersebut membawa Kepala Kejaksaan Negeri Barru.

"Pak Kajari itu," ujar Jufri.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.