Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 40-41 Uji Pemahaman BAB 1 Manusia dan Perubahan Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi July 10, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini adalah IPS Kelas 9 Halaman 40 41 Uji Pemahaman BAB 1 Manusia dan Perubahan Kurikulum Merdeka.

Arus globalisasi memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat memengaruhi kelestarian budaya dan kearifan lokal jika tidak disikapi dengan bijaksana.

Pada IPS Kelas 9 halaman 40–41 Uji Pemahaman BAB 1 Manusia dan Perubahan Kurikulum Merdeka, siswa akan mengidentifikasi dampak globalisasi terhadap budaya lokal sekaligus memahami berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga warisan budaya tetap lestari.

Melalui latihan ini, peserta didik dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Berikut kunci jawaban IPS Kelas 9 halaman 40–41 Uji Pemahaman BAB 1 Manusia dan Perubahan Kurikulum Merdeka yang dapat dijadikan referensi untuk memeriksa jawaban dan memperdalam materi.

 Bagian A: Pilihan Ganda

1. Dampak Negatif Globalisasi terhadap Kearifan Lokal

Soal: Berikut ini yang merupakan dampak negatif globalisasi terhadap kearifan lokal adalah . . .

Jawaban: D. memunculkan perubahan tatanan nilai dan norma

Pembahasan: Globalisasi dapat membawa masuk berbagai budaya asing yang lambat laun memengaruhi nilai serta norma yang berlaku di masyarakat. Hal ini menjadi salah satu ancaman atau dampak negatif bagi kelestarian kearifan lokal.

2. Upaya Masyarakat dalam Melestarikan Kearifan Lokal

Soal: Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut.

1. Mengikuti setiap perkembangan budaya Barat.
2. Mengembangkan budaya asing sebagai budaya lokal.
3. Berpartisipasi dalam acara-acara kebudayaan daerah.
4. Memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan budaya lokal.
Upaya yang dapat dilakukan masyarakat dalam melestarikan kearifan lokal ditunjukkan oleh nomor . . .


Jawaban: D. (3) dan (4)

Pembahasan: Ikut serta langsung dalam acara kebudayaan daerah serta aktif mengenalkan kebudayaan lokal lewat platform media sosial merupakan tindakan konkret untuk menjaga dan menyebarluaskan kearifan lokal ke khalayak luas.

3. Konsep Pusat Informasi dan Edukasi Budaya

Soal: Upaya pelestarian budaya dengan cara membuat pusat informasi kebudayaan sebagai pusat edukasi dan sarana pengembangan kebudayaan disebut culture . . .

Jawaban: C. knowledge

Pembahasan: Pembuatan wadah berupa pusat informasi dan edukasi kebudayaan ditujukan secara khusus untuk menambah wawasan atau pengetahuan masyarakat mengenai kebudayaan tersebut (culture knowledge).

4. Pelestarian Budaya Melalui Praktik Langsung

Soal: Issa memiliki hobi menari, tetapi saat ini dirinya hanya dapat menarikan tari-tarian modern. Issa merasa pengetahuannya mengenai kebudayaan lokal sangat rendah. Oleh sebab itu, Issa mendaftarkan diri bergabung dalam sanggar tari tradisional. Berdasarkan ilustrasi tersebut, kegiatan yang dilakukan Issa termasuk pelestarian kebudayaan melalui cara . . .

Jawaban: C. culture experience

Pembahasan: Karena Issa memilih untuk terjun langsung, belajar, dan berlatih menari di sanggar tari tradisional, ia mendapatkan pengalaman kebudayaan secara langsung (culture experience).

5. Sistem Subak di Bali

Soal: Sistem subak yang diterapkan oleh masyarakat Bali merupakan salah satu bentuk kearifan lokal dalam bidang . . .

Jawaban: B. pertanian

Pembahasan: Subak merupakan sistem irigasi atau manajemen pengairan sawah tradisional yang digunakan oleh para petani di Bali, sehingga kearifan lokal ini mutlak berada di bidang pertanian.

Bagian B: Esai / Jawablah dengan Tepat

1. Peran Penting Generasi Muda dalam Pelestarian Kearifan Lokal

Soal: Mengapa generasi muda berperan penting dalam pelestarian kearifan lokal? Jelaskan.

Jawaban/Pembahasan:

Generasi muda memegang peran krusial karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab menjaga serta mengembangkan warisan budaya daerah di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mengenal dan mempelajari ragam budaya Indonesia agar tumbuh rasa cinta dan kepemilikan untuk melestarikannya. Selain itu, generasi muda dapat memanfaatkan kreativitas dan penguasaan teknologi mereka untuk mempromosikan kearifan lokal kepada masyarakat luas, misalnya melalui konten kreatif di media sosial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.