Rumah Warga Tambakberas Jombang Mulai Diburu Tamu Muktamar NU ke-35
Titis Jati Permata July 10, 2026 06:32 PM

 

 

SURYA.co.id, JOMBANG – Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 mulai memunculkan dampak ekonomi bagi warga sekitar. 

Bahkan, lebih dari sebulan sebelum pelaksanaan pada 27–31 Agustus 2026, rumah-rumah di sekitar lokasi sudah banyak diburu untuk dijadikan tempat menginap para tamu.

Fenomena itu terjadi di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang.

Sejumlah pemilik rumah mengaku mulai menerima banyak telepon dan pesan WhatsApp dari calon penyewa yang ingin memastikan ketersediaan rumah.

Rumah Warga Mulai Dipesan Tamu

Salah satunya dirasakan Siti Nur Hayati. Sejak lokasi muktamar diumumkan, rumah miliknya mulai dipesan oleh tamu yang ingin menginap dekat dengan pusat kegiatan.

"Alhamdulillah, sekarang mulai banyak yang mencari rumah. Sudah ada juga yang melakukan pemesanan," ucapnya kepada SURYA.co.id, Jumat (10/7/2026).

Tak hanya rumah kosong yang diminati. Rumah yang masih dihuni pemilik pun ikut menjadi incaran. 

Baca juga: Warga Nahdliyin Jombang Siap Sukseskan Muktamar ke-35 NU 27-31 Agustus 2026

Demi memanfaatkan peluang tersebut, sejumlah warga memilih tinggal sementara di rumah keluarga agar kediamannya bisa disewakan.

Siti mengaku telah menyiapkan langkah serupa. Selama rumahnya disewa, ia berencana tinggal bersama orang tua dan adiknya.

"Insyaallah saya tinggal dulu di rumah adik dan orang tua selama rumah ini disewa," ujarnya.

Tarif Sewa Rumah

Lonjakan permintaan turut mendongkrak tarif sewa rumah. 

Untuk masa inap sekitar satu pekan, harga sewa kini berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, bergantung pada luas bangunan dan fasilitas yang tersedia.

Meski tarif meningkat, minat penyewa tetap tinggi. Lokasi perumahan yang hanya sekitar 500 meter dari area parkir dan pusat pelaksanaan muktamar menjadi nilai tambah bagi para tamu.

"Banyak tamu memilih berjalan kaki menuju lokasi muktamar dibanding harus mencari penginapan yang lebih jauh," ungkapnya.

Datang Langsung Lihat Kondisi Rumah

Calon penyewa berasal dari berbagai daerah. Sebagian melakukan pemesanan melalui WhatsApp, sementara lainnya datang langsung untuk melihat kondisi rumah sebelum menyepakati penyewaan.

Meningkatnya kebutuhan akomodasi dipicu oleh besarnya jumlah peserta Muktamar NU ke-35 yang diperkirakan mencapai sekitar 6.000 orang, terdiri dari peserta resmi, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Di sisi lain, kapasitas hotel di Jombang dinilai belum mampu menampung seluruh tamu yang datang.

Bentuk Tim Kecil

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, mengatakan pihaknya telah membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti penunjukan pesantren sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.

"Alhamdulillah kami sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia," ucapnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (8/7/2026).

Menurut Gus Rozak, seluruh unsur pesantren telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu selama muktamar berlangsung.

"Hasil rapat internal kami menegaskan bahwa seluruh keluarga besar pesantren akan all out menjadi tuan rumah yang baik. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh muktamirin," katanya.

Dengan tingginya kebutuhan penginapan, rumah-rumah warga di sekitar kawasan Tambakberas kini menjadi alternatif utama bagi para tamu.

Fenomena tersebut menunjukkan, penyelenggaraan Muktamar NU tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor akomodasi berbasis warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.