SRIPOKU.COM, LAHAT — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7, Kiki Subagio, menyoroti masih maraknya praktik penahanan ijazah oleh pihak sekolah.
Hal tersebut diungkapkannya saat melaksanakan agenda reses di wilayah Lahat, Jumat (10/7/2026).
Kiki menegaskan bahwa praktik penahanan ijazah tersebut sama sekali tidak dibenarkan karena dapat menghambat masa depan siswa, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun saat hendak mencari pekerjaan.
"Kegiatan reses ini adalah kewajiban yang diatur oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Negara membiayai agar kami bisa turun langsung, mendengar, dan mencarikan solusi atas permasalahan rakyat," ujar Kiki, Jumat (10/7/2026).
Selain persoalan ijazah, Kiki juga mengkritisi peran Komite Sekolah yang dinilai belum optimal dan kerap dipersepsikan masyarakat sebagai lembaga yang memiliki kekuatan berlebih (super body).
Akibat kurangnya sosialisasi aturan, masyarakat sering kali merasa tabu dan terbebani.
Ia mengingatkan agar seluruh pihak mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016.
Berdasarkan aturan tersebut, fungsi Komite Sekolah adalah sebagai mitra strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan prinsip transparansi, bukan bertindak sewenang-wenang.
Batasan mengenai sumbangan dan pungutan pun sudah diatur jelas agar tidak membebani orang tua murid.
Di samping isu pendidikan, Kiki membawa kabar baik terkait program kesejahteraan sosial.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan direncanakan akan menganggarkan program santunan khusus bagi warga lanjut usia (lansia) prasejahtera yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027.
Kiki berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di daerah, termasuk di Kabupaten Lahat.
"Kami berharap sinergi antara regulasi dan implementasi di lapangan dapat berjalan lebih adil dan transparan. Pendidikan yang lebih baik dan kesejahteraan yang merata adalah target yang harus kita wujudkan bersama," pungkasnya.