Jatim Open Sepatu Roda 2026 di Kanjuruhan Kabupaten Malang Terapkan Teknologi Web Manajemen
Eko Darmoko July 10, 2026 06:35 PM

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Kejuaraan Jatim Open Sepatu Roda 2026 diselenggarakan di area Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Turnamen yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti oleh 2.436 peserta dari 133 tim di seluruh Indonesia.

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo mengatakan, gelaran ini berlangsung mulai 10-12 Juli 2026.

Rencananya event ini akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (11/7/2026).

"Selain dibuka gubernur, juga dihadiri oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, Muhammad Nabil, serta Ketua Umum Pengurus Besar Perserosi, Veli Vernando Wanggai," kata Priyo ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Gedung Sekolah Rakyat Malang Selesai, Dinsos Kota Batu Jaring 90 Siswa Prasejahtera untuk Kuota Baru

Priyo menyebutkan, ada yang berbeda dalam kejuaraan ini, yakni Perserosi Kabupaten Malang menerapkan teknologi manajemen berbasis web.

Ia mengklaim, teknologi yang digunakan ini merupakan teknologi pertama yang diterapkan dalam sepatu roda.

Ia menjelaskan, jika teknologi ini mengadopsi dari olahraga balap sepeda.

Aplikasi berbasis web ini tersebut mampu mencatat selisih waktu hingga hitungan per detik.

"Nah, jadi setelah lomba, ini langsung hasilnya muncul. Waktunya berapa, dia juara berapa."

"Selain itu kami juga live streaming. Live streaming ini dibuat seperti di MotoGP."

"Pertama kali di dunia ini untuk sepatu roda. Jadi langsung terlihat, nanti klasemennya," sambungnya.

Web ini bisa diakses langsung melalui situs Inlinespeed.my.id/racecontrol.

Sistem manajemen berbasis web ini mengawal seluruh tahapan kompetisi, mulai dari proses pendaftaran hingga hasil akhir perlombaan secara real-time.

Antusias atlet sepatu roda untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional ini cukup tinggi.

Pendaftaran yang dibuka sejak dua bulan lalu itu telah mendata sebanyak 2.436 peserta. Bahkan pendaftar pun masih terus berdatangan hingga saat ini.

"Tapi sampai hari ini peminatnya luar biasa. Kita terpaksa nolak karena sistem, kan by system."

"Banyak dari beberapa daerah yang protes kepingin masuk karena menyesal telat daftar," ujarnya.

Sementara itu, pada turnamen akan mempertandingkan lima kategori, yaitu speed, freestyle, skateboard, agresif, dan RX.

Mereka akan bertanding di 26 nomor lomba. Yakni 13 nomor putra dan 13 nomor putri. Misalnya nomor sprint 1.000 meter dan sprint 500 meter + distance (D).

Baca juga: Pemkot Malang Janjikan Angkutan Pelajar Gratis di Tahun Ajaran Baru

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.