Kerusuhan di Timnas Belgia, Setan Merah dan Sporting CP Bertarung Soal Debast
Muhammad Nursina Rasyidin July 10, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Belgia menghadapi rintangan cukup besar untuk mempersiapkan diri menghadapi Spanyol di babak 8 besar Piala Dunia 2026.

Belgia mendapatkan masalah dengan klub asal Portugal, Sporting CP, soal kondisi salah satu pemain mereka, Zeno Debast.

Debast mulanya dipersiapkan untuk menghadapi Spanyol pada pertandingan yang digelar Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB di SoFi Stadium.

Tim medis Belgia memberikan lampu hijau kepada pelatih Rudi Garcia untuk bisa menurunkan sang pemain.

Namun hal berbeda didapati dari kubu tim medis Sporting CP yang ikut melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Spanyol Masih Sempurna Tanpa Kebobolan, Belgia Datang Membawa Ancaman

Mereka mengatakan Debast tak cukup fit untuk bertanding melawan Spanyol dan harus dibangkucadangkan.

Menurut laporan The Athletic, pemain 22 tahun itu disebut mengalami cedera kaki menjelang pertandingan melawan La Furia Roja.

"Tim medis Federasi Sepak Bola Belgia memberikan pernyataan adanya perbedaan pendapat soal kondisi Debast."

"Sporting CP berpendapat Debast tak cukup fit untuk tampil di pertandingan selanjutnya."

"Sedangkan Federasi Sepak Bola Belgia menyatakan sebaliknya, Debast siap tampil di pertandingan yang digelar di Los Angeles itu," paparnya.

Belgia sendiri sebenarnya menantikan Debast untuk bisa pulih dan bermain menghadapi Spanyol.

Mereka membutuhkan seluruh amunisi terbaik di tengah masa-masa peralihan dan pengambilalihan tongkat estafet dari generasi emas kepada penerusnya.

"Belgia saat ini memang sedang berada dalam masa transisi. Setelah era Kevin De Bruyne, Jan Vertonghen, dan Toby Alderweireld mulai berakhir, kini hanya tersisa pemain-pemain seperti Courtois, De Bruyne, dan Lukaku yang masih dipanggil ke tim nasional," ujar Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Debast datang ke Piala Dunia 2026 dengan kondisi cukup mengkhawatirkan.

Ia masih dalam kondisi cedera di area kakinya, terkhusus otot hamstring.

Cedera itu terjadi ketika Debast tampil membela Sporting CP menjelang berhadapan dengan Rio Ave pada 11 Mei lalu.

Sejak itu hingga awal Juli lalu, pemain berusia 22 tahun tersebut hanya bisa melihat perjuangan rekan-rekannya dari jauh.

Baru pada saat Belgia bertanding melawan Amerika Serikat di Piala Dunia, ia duduk di bangku cadangan tim Setan Merah.

Timnas Belgia lantas melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi sang pemain menjelang pertandingan kontra Spanyol.

Ternyata mereka mendapati kondisi Debast yang sudah pulih dari cedera hamstring yang diderita.

Namun dengan adanya pertentangan dari kubu Sporting CP, situasinya menjadi lebih rumit.

Keputusan ada di tangan pelatih Rudi Garcia untuk menurunkan Debast atau tidak.

Sejauh ini, Belgia memasrahkan sektor belakangnya, terutama di sektor bek tangah kepada Nathan Ngoy yang berduet dengan Brandon Mechele.

Performa keduanya terbilang baik dan vital untuk membawa Belgia bisa melangkah ke babak 8 besar Piala Dunia 2026.

Sejauh ini, tim Setan Merah Eropa ini kebobolan 5 gol sejak berjuang dari fase grup hingga babak gugur di ajang kali ini.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.